Bur Kappi, “Menara Air” Aceh yang Terluka, Sumber Bencana Hidro

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 20 Desember 2025 - 18:16 WIB

50530 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto udara Lesten 2024 | doc | insetgalus |

Fhoto udara Lesten 2024 | doc | insetgalus |

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Gunung Kappi yang berada di zona inti Taman Nasional Gunung Leuser dinilai memegang peran vital sebagai penyangga hidrologi utama di Aceh. Kawasan ini dikenal sebagai “menara air” Pulau Sumatra karena berfungsi mengatur ketersediaan air bagi jutaan warga di wilayah hilir. Kerusakan fungsi hutan di kawasan tersebut disebut berkontribusi terhadap meningkatnya risiko banjir bandang yang melanda sejumlah kabupaten di Aceh, Sabtu (20/12/2025).

Pemerhati lingkungan Kabupaten Gayo Lues, AML menjelaskan, Gunung Kappi merupakan ekosistem hutan pegunungan yang bekerja seperti spons raksasa. Kawasan ini menyerap curah hujan ekstrem dan melepaskannya secara perlahan sehingga menjaga kestabilan debit air pada beberapa daerah aliran sungai utama di Aceh.

“Ketika tutupan hutan terganggu, mekanisme alami itu runtuh. Air hujan mengalir tanpa kendali, membawa lumpur dan material kayu ke wilayah hilir,” ujar AML.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut AML, kerusakan di kawasan Gunung Kappi berdampak langsung pada tiga sektor wilayah Aceh yang berjauhan. Pada sektor barat, limpasan air membentuk Sungai Tripe yang melintasi Kecamatan Dabun Gelang, Rikit Gaib, Tripe Jaya, dan Terangun di Kabupaten Gayo Lues. Aliran sungai ini kemudian melewati perbatasan Aceh Barat Daya dan Kabupaten Nagan Raya sebelum bermuara ke laut.

Di sektor timur, sebagian limpasan air mengalir ke Sungai Lesten di Kecamatan Pining dan diperkuat aliran dari pegunungan Goh Lemu. Air tersebut melintasi Pining, masuk ke wilayah Aceh Timur (kawasan Lokop/Serbejadi), kemudian terus mengalir melalui Kabupaten Aceh Tamiang hingga bermuara di Selat Malaka.

Sementara di sektor selatan, limpasan air mengarah ke Sungai Alas yang melintasi wilayah Kutacane, Subulussalam, dan Aceh Singkil sebelum bermuara di Samudra Hindia. Aliran Sungai Alas juga diperkuat oleh Sungai Agusen yang bersumber dari zona inti Leuser Blang Beke.

AML mengingatkan, apabila fungsi “spons” alami Gunung Kappi terus rusak, ancaman banjir bandang akan semakin sering terjadi. “Tanpa penyangga di hulu, banjir bisa datang tiba-tiba ke hilir, membawa lumpur dan material hutan, serta merusak permukiman dan lahan pertanian di Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Nagan Raya, hingga Singkil,” katanya.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan