Cuaca Ekstrem Landa Mataram dan Lombok Barat, Ratusan Warga Mengungsi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 7 Juli 2025 - 02:00 WIB

50634 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo | cut | Google

Photo | cut | Google

LOMBOK BARAT | insetgalusnews.com | Cuaca ekstrem melanda Kota Mataram dan Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu sore (6/7/2025). Hujan deras disertai angin kencang dan petir sejak siang hari menyebabkan banjir di sejumlah kawasan padat penduduk, merusak infrastruktur, dan memaksa ratusan warga mengungsi.

Banjir dengan ketinggian antara lutut orang dewasa hingga dua meter merendam sejumlah permukiman, termasuk Perumahan Riverside di Kelurahan Selagalas, BTN Sweta, Perumahan Taman Mandalika, Lingkungan Karang Kecicang, hingga kawasan Getap, Kecamatan Cakranegara. Derasnya arus juga menghanyutkan sedikitnya tiga unit mobil yang terparkir di pinggir jalan.

Sejumlah ruas jalan utama di Kecamatan Sandubaya dan Cakranegara lumpuh total akibat genangan air. Selain itu, tembok pembatas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sandubaya dilaporkan roboh.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pohon tumbang terjadi di beberapa titik, seperti di Jalan Langko dan Jalan Pejanggik, membahayakan pengguna jalan dan menambah kepadatan lalu lintas.

Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid, Satria Topan Primadi, menjelaskan bahwa hujan ekstrem ini dipicu oleh aktivitas awan Cumulonimbus yang berkembang pesat di atas Pulau Lombok. Berdasarkan pantauan radar cuaca, hujan mulai turun sejak pukul 11.00 WITA dengan intensitas ringan hingga sedang, dan mencapai puncaknya sekitar pukul 13.00 WITA hingga menjelang petang.

“Curah hujan tercatat antara 60 hingga 100 milimeter. Kondisi ini diperparah oleh kelembapan udara yang sangat tinggi di lapisan 850–700 milibar, yakni mencapai 70–90 persen,” jelas Topan.

Ia menambahkan, kondisi atmosfer di wilayah NTB saat ini masih labil akibat pengaruh gelombang atmosfer berfrekuensi rendah dan aktivitas gelombang ekuatorial. Hal ini menyebabkan terbentuknya awan hujan meski NTB secara klimatologis sedang memasuki musim kemarau.

Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan masih terus melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir. Belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup besar.

Ant | insetgalusnews

Berita Terkait

Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam OTK di Bandara Karel Sadsuitubun
Ketua DPRK Gayo Lues Raih Penghargaan Internasional di Bali
Penalty Casino Avis Et Analyse
Эльдорадо казино на деньги онлайн казино с честными условиями
Eldorado casino регистрация онлайн казино с мгновенным доступом
Eldorado онлайн казино играть в казино без сложностей
Эльдорадо казино официальный сайт удобный сайт для онлайн игры
Эльдорадо Казино Онлайн Рабочее Зеркало Для Входа И Регистрации Сегодня

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan