Desakan Mobilisasi Alat Berat PT HK Menguat, Ancaman Longsor Menghantui Jalur Blangkejeren-Kutacane

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:12 WIB

50264 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto|tangkapan layar warga yang terjebak di Begade Empat, Putri Betung, Minggu (4/1/2026).

Fhoto|tangkapan layar warga yang terjebak di Begade Empat, Putri Betung, Minggu (4/1/2026).

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama seluruh elemen yang memiliki akses dan koneksi ke pemerintah pusat didesak segera mengambil langkah tegas agar BUMN PT Hutama Karya (HK) memobilisasi penuh peralatan berat untuk menangani bencana hidrometeorologi di ruas jalan nasional Blangkejeren-Kutacane. Desakan ini khususnya ditujukan pada titik-titik rawan di wilayah Tetumpun, Serkil, dan Begade Empat, Kecamatan Putri Betung.

Desakan tersebut menguat menyusul kembali terjadinya longsor di kawasan Begade Empat, kemarin Sabtu (3/1/2026). Hingga hari kedua pascalongsor, Minggu (4/1/2026), belum terlihat aktivitas alat berat milik PT Hutama Karya di lokasi kejadian. Akibatnya, akses jalan nasional terputus dan distribusi logistik menuju Kabupaten Gayo Lues kembali terhambat.

Sejumlah warga yang terjebak di Kecamatan Putri Betung mengaku kecewa atas lambannya penanganan. Mereka menilai keterlambatan mobilisasi alat berat menimbulkan keresahan, mengingat jalur Blangkejeren-Kutacane merupakan satu-satunya akses utama penghubung Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah dua hari jalan tertimbun longsor, tapi belum ada alat berat yang bekerja di sini. Kendaraan dan logistik tidak bisa melintas. Alat yang terlihat bekerja hanya di wilayah Serkil dan Tetumpun, sekitar 4 unit” ujar seorang warga di lokasi kejadian.

Warga juga menilai hingga sebulan pascabencana hidrometeorologi, penanganan ruas jalan nasional tersebut belum menunjukkan hasil yang signifikan. Upaya yang dilakukan masih bersifat darurat, berupa pembersihan dan penimbunan material longsoran tanpa disertai penanganan teknis jangka menengah, seperti pembangunan trase alternatif atau pengalihan alur sungai yang terus menggerus bagian bawah badan jalan.

Kondisi tersebut menyebabkan jalur darurat yang telah dibuka kerap kembali longsor setiap kali debit air sungai meningkat. Aliran air mengikis bagian bawah timbunan, sehingga memicu ambrolnya tanah di bagian atas badan jalan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama seluruh elemen yang memiliki akses ke pemerintah pusat-baik melalui partai politik maupun perwakilan di parlemen-lebih aktif berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta PT Hutama Karya. Penanganan diharapkan dilakukan secara menyeluruh, terukur, dan berkelanjutan guna menjamin keselamatan serta kelancaran mobilitas warga.

Hingga berita ini diturunkan, insetgalusnews.com masih berupaya mengonfirmasi pihak PT Hutama Karya dan instansi terkait mengenai keterlambatan mobilisasi alat berat serta rencana penanganan lanjutan di ruas jalan nasional Blangkejeren-Kutacane.

Redaksi | insetgalusnews.com

*Berita ini dibuat pukul 7.30 WIB, Minggu (4/1/2026).

*Alat escavator yang dikerahkan milik lokal

*Jumlah 4 alat berat

Berita Terkait

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
Rekonstruksi Kasus Curat Dokter di Gayo Lues, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi
Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar
Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues
Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam
BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan