GAYO LUES | insetgalusnews.com | Anggota DPRK Gayo Lues dari Fraksi Partai Golkar, Dedi Yoviansah, menghimbau Pemerintah Kabupaten Gayo Lues agar secepatnya menyerahkan dokumen lahan bersertifikat kepada pemerintah pusat untuk pembangunan Dapur Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurut Dedi, percepatan penyerahan dokumen diperlukan karena pemerintah pusat akan memproses tender cepat dan memulai pembangunan Dapur BGN pada Agustus 2025.
“Hingga saat ini, di seluruh Provinsi Aceh masih ada empat kabupaten/kota yang belum menyerahkan dokumen pengajuan, termasuk Gayo Lues bersama tiga daerah lainnya yaitu Aceh Tamiang, Bener Meriah, dan Aceh Besar,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).
Dedi Yoviansyah menjelaskan, sebanyak 20 kabupaten/kota lainnya di Aceh telah menyerahkan usulan kepada pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional. Dokumen tersebut langsung diterima oleh perwakilan BGN Pusat, Kolonel Wahyu Widisetyanta, di Jakarta.
Pemerintah pusat, kata Dedi, mendorong seluruh daerah agar aktif dan responsif demi memastikan pemerataan pembangunan dan akses gizi yang lebih baik di seluruh Indonesia. Program Dapur BGN merupakan bagian dari kebijakan Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Jadi kita harap kepada Bupati untuk segera lengkapi dokumen, karena ada sanksi yang diberikan pemerintah pusat kepada kepala daerah jika lalai” Demikian Dedi Yofiansah.
Namun sayang hingga berita ini diterbitkan Kru-insetgalusnews belum berhasil mendapat kejelasan dari Bupati Gayo Lues.
REDAKSI | insetgalusnews


































