Evakuasi Jenazah Pendaki Puncak Leuser Diperkirakan 4-5 Hari

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 9 April 2026 - 22:33 WIB

50643 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kawasan puncak Leuser |Google Earth|

Kawasan puncak Leuser |Google Earth|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Seorang pendaki asal Kota Medan, Sumatera Utara, dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pendakian di kawasan puncak Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), tepatnya di wilayah Keudah, Kecamatan Blang Jerango, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, Kamis (9/4/2026).

Korban diketahui bernama Kris Biantoro alias Bento (49), warga Jalan Samanhudi, Tanah Merah Pasar 4, Kecamatan Binjai Selatan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban merupakan bagian dari rombongan pendakian yang telah mengantongi Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI) dari Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) dengan Nomor: SI.20/BBTNGL/TEK.2/03/2026, tertanggal 30 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan tersebut berjumlah 16 orang, terdiri dari 14 anggota tim, satu pemandu, dan satu asisten pemandu. Kegiatan pendakian bertajuk “Pendakian Bersama Gunung Leuser” itu dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, mulai 31 Maret hingga 9 April 2026, melalui jalur Resor Keudah, SPTN Wilayah III Blangkejeren, BPTN Wilayah II Kutacane.

Sumber di lapangan yang biasa terlibat dalam aktivitas pendakian menyebutkan, posisi korban berada di area puncak dengan akses yang sulit dan medan berat, sehingga proses evakuasi membutuhkan waktu yang tidak singkat.

“Evakuasi jenazah diperkirakan paling cepat memakan waktu sekitar empat atau lima hari perjalanan turun, karena lokasi berada di ketinggian dan jalur cukup ekstrem,” ujar sumber tersebut.

Ia menambahkan, untuk mencapai titik puncak, tim pendaki umumnya membutuhkan waktu hingga enam hari perjalanan dari titik awal pendakian.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti meninggalnya korban belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan koordinasi untuk proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, wartawan masih berupaya mengonfirmasi kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi
Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar
Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues
Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam
BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang
Rumah Warga Badak Rusak Diterjang Badai, Damkar Plus Orari Bergerak Cepat Lakukan Penanganan
Dinkes Gayo Lues Ajukan Peningkatan Fasilitas Kesehatan ke Kemenkes

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:46 WIB

Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 

Sabtu, 18 April 2026 - 18:53 WIB

Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar

Sabtu, 18 April 2026 - 18:36 WIB

Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues

Rabu, 15 April 2026 - 22:19 WIB

Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam

Rabu, 15 April 2026 - 21:19 WIB

BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Rabu, 15 April 2026 - 19:06 WIB

Rumah Warga Badak Rusak Diterjang Badai, Damkar Plus Orari Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

Selasa, 14 April 2026 - 10:49 WIB

Dinkes Gayo Lues Ajukan Peningkatan Fasilitas Kesehatan ke Kemenkes

Senin, 13 April 2026 - 19:24 WIB

Jenazah Pendaki Kris Biantoro Disepakati Disemayamkan di Puncak Gunung Leuser

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan