Evakuasi Pendaki Dari Brimob dan Polres Galus Terkendala Cuaca, Komunikasi Terputus

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 12 April 2026 - 18:02 WIB

50588 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pos SAR evakuasi pendaki di SDN Blang Jerango |fhoto|Basarnas|

Pos SAR evakuasi pendaki di SDN Blang Jerango |fhoto|Basarnas|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Upaya evakuasi pendaki yang dilaporkan meninggal dunia di kawasan Gunung Leuser, Kabupaten Gayo Lues, masih terus berlangsung. Namun, tim gabungan dari Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Aceh dan Polres Galus menghadapi kendala cuaca ekstrem yang menyebabkan komunikasi terputus sementara.

Koordinator Pos Basarnas Aceh wilayah Aceh Tenggara-Gayo Lues, Bustami Amri mengatakan, personel Basarnas saat ini bersiaga di Pintu Rime Gayo, Desa Keudah.
“Tim Basarnas stay di Pintu Rime Gayo Keudah,” ujar Bustami, Minggu (12/4/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi terakhir yang diterima mereka melalui radio, Sabtu (11/4/2026), tim gabungan dari Batalyon D Pelopor Sat Brimob Polda Aceh dan Polres Gayo Lues telah mencapai pintu gerbang zona rimba Taman Nasional Gunung Leuser di kawasan Puncak Angkasan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, pada hari ini tim tersebut belum dapat dihubungi. “Tim tidak bisa dihubungi, mungkin terkendala cuaca ekstrem, sehingga sinyal radio tidak dapat diterima,” katanya.

Sebelumnya, seorang pendaki bernama Kris Biantoro alias Bento, asal Binjai-Medan, dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (9/4/2026). Korban diduga meninggal karena hipotermia saat dalam perjalanan menuju puncak Gunung Leuser, tepatnya di kawasan padang sabana di ketinggian 3100 mdpl yang dikenal sebagai “Lapangan Bola”.
Lokasi tersebut merupakan titik perkemahan terakhir yang biasa digunakan para pendaki sebelum melanjutkan perjalanan menuju puncak.

Korban diketahui berangkat bersama rombongan yang terdiri dari 16 orang, yakni 14 pendaki dan 2 pemandu.

Sebagai informasi, jalur pendakian melalui Desa Keudah, Kecamatan Blangjerango, menjadikan Puncak Angkasan sebagai titik awal memasuki zona rimba menuju puncak utama Gunung Leuser. Untuk mencapai titik tersebut, pendaki membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 8 jam perjalanan kaki dengan ketinggian berkisar 2.800 hingga 2.900 meter di atas permukaan laut.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih terus diupayakan oleh tim gabungan dengan memperhatikan kondisi cuaca di lokasi.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan