Gas LPG Subsidi 3 Kg Langka di Gayo Lues, Warga Kesulitan Penuhi Kebutuhan Harian

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 17:52 WIB

50658 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Ketersediaan gas LPG subsidi tabung 3 kilogram di sejumlah wilayah Kabupaten Gayo Lues dilaporkan mengalami kelangkaan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat kesulitan memperoleh bahan bakar rumah tangga yang biasa digunakan untuk kebutuhan memasak sehari-hari.

Pantauan di sejumlah pangkalan dan pengecer di wilayah Kecamatan Blangkejeren menunjukkan stok gas melon sering kosong. Warga terpaksa berkeliling ke beberapa lokasi untuk mencari tabung LPG subsidi, namun kerap tidak membuahkan hasil.

“Sudah beberapa hari ini kami kesulitan mendapatkan gas 3 kilogram. Kalau pun ada, jumlahnya sangat terbatas,” ujar salah seorang warga Blangkejeren, Senin (16/3/2026).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelangkaan tersebut turut berdampak pada aktivitas usaha kecil seperti pedagang makanan dan minuman yang sangat bergantung pada pasokan LPG subsidi. Sejumlah pelaku usaha mengaku terpaksa mengurangi produksi karena keterbatasan bahan bakar.

“Sangat terasa dampaknya. Kalau gas tidak ada, kami tidak bisa memasak untuk jualan,” kata seorang pedagang gorengan di pusat kota.

Sementara itu, beberapa pengecer menyebut keterlambatan distribusi menjadi penyebab utama terbatasnya pasokan. Mereka mengaku pasokan dari agen tidak datang sesuai jadwal sehingga stok cepat habis akibat tingginya permintaan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak agen maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti kelangkaan serta langkah penanganan yang akan dilakukan.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait segera mengambil langkah cepat untuk menormalkan distribusi gas LPG subsidi agar kebutuhan rumah tangga warga tidak terus terganggu.

Redaksi | Insetgalusnews

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan