GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kabupaten Gayo Lues mulai dilirik sebagai calon pemain besar di pasar ekspor dunia setelah investor asal Malaysia menyatakan ketertarikan menanamkan modal di sektor pertanian, khususnya kakao dan kopi.
Perwakilan PT Sinco Traider Malaysia, Rusli Aryus bin Ilyas, menyebut Aceh memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. “Aceh punya lahan dan iklim yang baik, kualitas produk juga bagus,” ujarnya saat ditemui, Minggu (29/6/2025).
Namun, potensi itu terkendala oleh proses produksi yang masih tradisional. “Contohnya kakao Aceh, bean-nya tidak diterima di pasar internasional karena proses pengolahan yang belum sesuai standar, kualitas tidak stabil dan tidak higienis,” jelas Rusli.
Untuk mengatasi hal itu, PT Sinco Traider Malaysia bersama PT Malin Dunia Internasional yang dipimpin Hasan Basri, siap membantu petani lokal dari hulu ke hilir mulai dari pembibitan, perawatan hingga proses pascapanen agar memenuhi standar internasional.
Kolaborasi ini diharapkan membuka ribuan lapangan kerja bagi masyarakat lokal. Selain meningkatkan daya saing produk, kehadiran investor juga diyakini mampu mendorong akses teknologi pertanian modern yang selama ini belum terjangkau masyarakat.
Wakil Bupati Gayo Lues menyambut baik inisiatif ini dan menyarankan agar pengembangan awal difokuskan di wilayah Putri Betung, Pining, dan Terangun.
Redaksi | Prokopim


































