Gayo Lues Siapkan 61,5 Hektar Lahan Huntara di Tujuh Kecamatan

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 18 Januari 2026 - 22:27 WIB

50766 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu lokasi Huntara di Kabupaten Gayo Lues |doc|BPBD-Galus|

Salah satu lokasi Huntara di Kabupaten Gayo Lues |doc|BPBD-Galus|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues memetakan 22 titik lokasi pembangunan Hunian Sementara pascabencana hidrometeorologi. Total luas lahan yang disiapkan mencapai 61,5 hektar dan tersebar di tujuh kecamatan.

Kalaksa BPBD Gayo Lues Muhaimini ST, M.Ec, Dev

Kepala Pelaksana BPBD Gayo Lues, Muhaimini, Minggu (17/1/2026) mengatakan, pemetaan lokasi Huntara dilakukan sebagai langkah percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana melalui skema relokasi. Data tersebut merupakan laporan sementara per 13 Januari 2026.

“Lokasi Huntara telah diidentifikasi oleh pemerintah kabupaten di sejumlah kecamatan strategis agar proses relokasi korban bencana dapat segera dilaksanakan,” kata Muhaimini.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun sebaran luas lahan di masing-masing kecamatan sebagai berikut;

Kecamatan Pining; 23 hektar (6 lokasi)

Kecamatan Pantan Cuaca; 14 hektar (4 lokasi)

Kecamatan Putri Betung; 9 hektar (4 lokasi)

Kecamatan Tripe Jaya; 7 hektar (4 lokasi)

Kecamatan Rikit Gaib; 5,5 hektar (2 lokasi)

Kecamatan Dabun Gelang; 4 hektar (1 lokasi)

Kecamatan Blangkejeren; 4 hektar (1 lokasi)

Muhaimini menjelaskan, sebagian besar lahan yang diusulkan merupakan milik masyarakat. Selain itu, terdapat pula pemanfaatan aset pemerintah daerah dan desa.

Di antaranya, aset Pemda di Desa Uyem Beriring, Kecamatan Tripe Jaya, seluas 2 hektar yang saat ini sebagian digunakan sebagai lapangan sepak bola, serta aset desa di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren.

Sementara itu, di Kecamatan Putri Betung, sejumlah lahan milik perorangan juga telah terdata, termasuk lahan milik warga di Desa Singah Mulo.

Untuk menjamin ketepatan lokasi, BPBD bersama Dinas Perumahan dan Permukiman mencantumkan titik koordinat pada setiap lahan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelayakan geografis serta meminimalkan potensi bencana susulan, mengingat kondisi topografi Gayo Lues yang rawan.

Pemerintah daerah berharap data sementara ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dalam mengalokasikan anggaran pembangunan Huntara, sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat, terarah, dan terukur.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Melelang Jaya, Kampungnya Persiapan, PJ-nya Ikut Program Jangka Panjang! Alamak!!!
Dinilai Arogan, 111 Warga Kampung Persiapan Melelang Jaya Minta Pj Pengulu Dicopot
Lagi, Polisi Amankan Dua Pria dan Sita 1,65 Gram Sabu di Kampung Jawa
Sungai Tripe Meluap, Dua Akses Penghubung Kecamatan di Gayo Lues Tak Bisa Dilintasi
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria, Sabu 1,28 Gram Disita
Bank Aceh Syariah Hadir, Bantu Korban Kebakaran Desa Ulun Tanoh
Delapan Titik Longsor Puteri Betung Lumpuhkan Jalan Kutacane-Blangkejeren
Kebakaran Dini Hari di Kutepanyang, 17 Rusak Berat, 3 Rusak Ringan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:58 WIB

AML Nilai MBG Lebih Tepat Dikelola Melalui Dapur SPPG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Kampung Lokop Baru Gayo Lues

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Dari Gayo Lues ke Jakarta, Bupati Suhaidi Perjuangkan 7 Jembatan dan Jalan Lesten

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Tegang di Dukuh Atas, 1.814 Mahasiswa Suarakan Delapan Tuntutan kepada Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Muhammadiyah Gayo Lues Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Jagong Jeget

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:16 WIB

Satu Tewas dalam Bentrokan Antar Kelompok di Menteng, Delapan Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:52 WIB

Jelang Kongres II PNA, Irwandi Yusuf Nyatakan Siap Pimpin Kembali Partai

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:05 WIB

Di Balik Konten yang Menuai Kecaman, Ada Penyesalan; Dea Arranoya Memilih Meminta Maaf ke Publik

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan