GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pemerintah Kabupaten Gayo Lues memetakan 22 titik lokasi pembangunan Hunian Sementara pascabencana hidrometeorologi. Total luas lahan yang disiapkan mencapai 61,5 hektar dan tersebar di tujuh kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Gayo Lues, Muhaimini, Minggu (17/1/2026) mengatakan, pemetaan lokasi Huntara dilakukan sebagai langkah percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana melalui skema relokasi. Data tersebut merupakan laporan sementara per 13 Januari 2026.
“Lokasi Huntara telah diidentifikasi oleh pemerintah kabupaten di sejumlah kecamatan strategis agar proses relokasi korban bencana dapat segera dilaksanakan,” kata Muhaimini.
Adapun sebaran luas lahan di masing-masing kecamatan sebagai berikut;
Kecamatan Pining; 23 hektar (6 lokasi)
Kecamatan Pantan Cuaca; 14 hektar (4 lokasi)
Kecamatan Putri Betung; 9 hektar (4 lokasi)
Kecamatan Tripe Jaya; 7 hektar (4 lokasi)
Kecamatan Rikit Gaib; 5,5 hektar (2 lokasi)
Kecamatan Dabun Gelang; 4 hektar (1 lokasi)
Kecamatan Blangkejeren; 4 hektar (1 lokasi)
Muhaimini menjelaskan, sebagian besar lahan yang diusulkan merupakan milik masyarakat. Selain itu, terdapat pula pemanfaatan aset pemerintah daerah dan desa.
Di antaranya, aset Pemda di Desa Uyem Beriring, Kecamatan Tripe Jaya, seluas 2 hektar yang saat ini sebagian digunakan sebagai lapangan sepak bola, serta aset desa di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren.
Sementara itu, di Kecamatan Putri Betung, sejumlah lahan milik perorangan juga telah terdata, termasuk lahan milik warga di Desa Singah Mulo.
Untuk menjamin ketepatan lokasi, BPBD bersama Dinas Perumahan dan Permukiman mencantumkan titik koordinat pada setiap lahan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kelayakan geografis serta meminimalkan potensi bencana susulan, mengingat kondisi topografi Gayo Lues yang rawan.
Pemerintah daerah berharap data sementara ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat dalam mengalokasikan anggaran pembangunan Huntara, sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat, terarah, dan terukur.
Redaksi | insetgalusnews.com


































