GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hingga hari ke-23 pascabencana banjir dan tanah longsor, akses transportasi pada jalur Blangkejeren-Kutacane dan Blangkejeren-Takengon masih belum dapat dilintasi kendaraan roda empat.
Di sepanjang ruas tersebut, dilaporkan terdapat tujuh titik jalan nasional yang amblas dan putus total akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Gayo Lues.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.4 Provinsi Aceh, Irvan Syahputra, Rabu (17/12/2025) menyampaikan, lima dari tujuh titik kerusakan telah berhasil ditangani dan saat ini sudah dapat dilalui kendaraan. Sementara itu, dua titik lainnya masih dalam proses perbaikan.
Ruas jalan terdampak membentang dari Ise-Ise hingga Umah Buner dengan total panjang mencapai 123 kilometer. Salah satu kerusakan terparah berada di jalur utama Blangkejeren-Kutacane, tepatnya di kawasan Tangsaran, Kecamatan Putri Betung. Di lokasi tersebut, badan jalan amblas dan terputus sepanjang sekitar 300 hingga 400 meter.
Irvan menjelaskan, perbaikan tidak memungkinkan dilakukan pada jalur lama karena kondisi tanah yang masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan. Oleh karena itu, petugas terpaksa membuka trase atau jalur baru di sisi jalan yang terdampak.
“Pengerjaan di lapangan sedikit terhambat akibat longsor susulan yang terjadi berulang, dipicu oleh intensitas hujan yang masih tinggi,” ujar Irvan.
PPK menargetkan pembukaan jalur baru di titik Tangsaran dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu minggu ke depan. Untuk mempercepat penanganan, pihaknya telah mengerahkan enam unit excavator, empat unit loader, serta satu unit grader ke sejumlah titik pekerjaan.
Sementara itu, perbaikan ruas jalan Blangkejeren-Ise-Ise sepanjang lima kilometer juga masih berlangsung. Hingga saat ini, pengerjaan dilaporkan telah mencapai wilayah Kafe We.
Pemerintah berharap perbaikan darurat tersebut dapat segera memulihkan akses transportasi serta memperlancar aktivitas masyarakat di wilayah terdampak bencana.
Informasi ini disiarkan melalui perangkat satelit.
Redaksi | insetgalusnews.com


































