GAYO LUES | insetgalusnews.com | Institut Agama Islam Negeri Takengon Aceh Tengah menyosialisasikan program pendidikan strata satu (S1) dan pascasarjana kepada masyarakat Kabupaten Gayo Lues melalui kegiatan coffee morning yang berlangsung di Blangkejeren, Rabu (28/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dr Alihasimy SAg MA, dosen Pascasarjana IAIN Takengon, bersama tim dosen IAIN. Selain agenda sosialisasi, Dr Alihasimy juga melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Taqwa Blangkejeren sebelum kegiatan berlangsung.
Dalam kesempatan itu, Dr Alihasimy menyampaikan pada tahun ajaran 2026, IAIN Takengon membuka penerimaan mahasiswa baru jenjang S1 dengan sejumlah program studi, yakni Ekonomi Syariah, Hukum Tata Negara (Siyasah), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Ia menjelaskan, IAIN Takengon memiliki visi menjadi pusat keunggulan studi Islam berbasis kearifan lokal di wilayah tengah Aceh yang meliputi Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara. Keberadaan perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan biaya pendidikan masyarakat.
Selain program S1, IAIN Takengon juga membuka peluang pendidikan lanjutan jenjang pascasarjana. Dr Alihasimy mengatakan, apabila jumlah calon mahasiswa mencukupi, pihaknya berencana membuka kelas jauh program pascasarjana (S2) di Kabupaten Gayo Lues, sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.
Program pascasarjana tersebut dirancang dengan masa studi sekitar 18 bulan dengan sistem perkuliahan kombinasi antara pertemuan tatap muka terbatas dan perkuliahan daring melalui Zoom meeting dengan jadwal yang fleksibel.
Ia berharap aparatur sipil negara, khususnya jajaran Kementerian Agama dan Kepala KUA di wilayah tengah Aceh, dapat memanfaatkan peluang pendidikan lanjutan tersebut guna meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan publik.
insetgalusnews | Ibrahim


































