IAIN Takengon Sosialisasikan Program S1 dan Pascasarjana di Gayo Lues

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 19:53 WIB

50288 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

fhoto|cut|Google| Kampus IAIN Takengen Aceh Tengah

fhoto|cut|Google| Kampus IAIN Takengen Aceh Tengah

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Institut Agama Islam Negeri Takengon Aceh Tengah menyosialisasikan program pendidikan strata satu (S1) dan pascasarjana kepada masyarakat Kabupaten Gayo Lues melalui kegiatan coffee morning yang berlangsung di Blangkejeren, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dr Alihasimy SAg MA, dosen Pascasarjana IAIN Takengon, bersama tim dosen IAIN. Selain agenda sosialisasi, Dr Alihasimy juga melaksanakan salat Subuh berjamaah di Masjid Taqwa Blangkejeren sebelum kegiatan berlangsung.

Dalam kesempatan itu, Dr Alihasimy menyampaikan pada tahun ajaran 2026, IAIN Takengon membuka penerimaan mahasiswa baru jenjang S1 dengan sejumlah program studi, yakni Ekonomi Syariah, Hukum Tata Negara (Siyasah), Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta Komunikasi dan Penyiaran Islam.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, IAIN Takengon memiliki visi menjadi pusat keunggulan studi Islam berbasis kearifan lokal di wilayah tengah Aceh yang meliputi Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tenggara. Keberadaan perguruan tinggi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan biaya pendidikan masyarakat.

Selain program S1, IAIN Takengon juga membuka peluang pendidikan lanjutan jenjang pascasarjana. Dr Alihasimy mengatakan, apabila jumlah calon mahasiswa mencukupi, pihaknya berencana membuka kelas jauh program pascasarjana (S2) di Kabupaten Gayo Lues, sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

Program pascasarjana tersebut dirancang dengan masa studi sekitar 18 bulan dengan sistem perkuliahan kombinasi antara pertemuan tatap muka terbatas dan perkuliahan daring melalui Zoom meeting dengan jadwal yang fleksibel.

Ia berharap aparatur sipil negara, khususnya jajaran Kementerian Agama dan Kepala KUA di wilayah tengah Aceh, dapat memanfaatkan peluang pendidikan lanjutan tersebut guna meningkatkan kompetensi dan kualitas pelayanan publik.

insetgalusnews | Ibrahim

Berita Terkait

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam
Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:40 WIB

Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda

Senin, 4 Mei 2026 - 19:40 WIB

Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Kamis, 30 April 2026 - 19:29 WIB

Atasi Gangguan Pascabencana, Diskominfo Galus Wacanakan Jaringan Internet Mandiri

Kamis, 23 April 2026 - 21:22 WIB

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan