GAYO LUES | insetgalusnews.com | Penyaluran bantuan pangan berupa beras di Kabupaten Gayo Lues telah memasuki hari keempat dan menjangkau empat kecamatan. Namun, berdasarkan hasil survei lapangan, bantuan tersebut dinilai belum mampu menekan lonjakan harga beras yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Gayo Lues, Syamsul Bahri, Sabtu (27/7/2025).
“Disperindagkop telah melakukan survei ke lapangan dan hasilnya menunjukkan bahwa bantuan pangan yang disalurkan belum efektif menekan lonjakan harga. Padahal, pemerintah bersama Perum Bulog telah menyalurkan sedikitnya 70 ton lebih beras kepada keluarga penerima manfaat (KPM),” ujarnya.
Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah daerah berencana menggelar kembali program pasar murah sebagai salah satu upaya konkret untuk menstabilkan harga bahan pokok, khususnya beras, yang masih tinggi di pasaran.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek sekaligus meringankan beban masyarakat, terutama kalangan berpenghasilan rendah yang paling terdampak oleh kenaikan harga kebutuhan pokok.
Insetgalusnews.com akan terus memantau perkembangan kebijakan ini dan menyampaikan informasi terkini kepada masyarakat.
Redaksi | insetgalus |


































