GAYO LUES | insetgalusnews.com | Bupati Gayo Lues, Suhadi SPd MAP, menegaskan komitmennya melindungi anak-anak dengan meminta aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman maksimal kepada pelaku pencabulan anak di Kecamatan Dabun Gelang. Kasus yang menggemparkan warga tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Bupati menyampaikan tindakan bejat tersebut bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga perilaku yang sangat tercela dari sisi moral, sosial, dan agama. Ia menegaskan dalam ajaran agama, terutama Islam yang dianut mayoritas masyarakat Gayo Lues, perbuatan seperti itu merupakan dosa besar dan bertentangan dengan nilai kemanusiaan.
“Perbuatan itu sangat biadab dan tidak manusiawi. Kita minta aparat penegak hukum memberikan ganjaran hukuman seberat-beratnya agar menjadi efek jera bagi siapa pun yang melakukan tindakan tidak berperikemanusiaan seperti itu,” ujar Bupati dalam keterangannya kepada kru-insetgalusnews, Jumat (21/11/2025).
Ia menambahkan, kasus pencabulan terhadap anak merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda Gayo Lues. Pemerintah daerah, kata Bupati, tidak akan mentolerir perilaku yang merusak martabat dan masa depan anak-anak.
Bupati juga mendorong seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pendidik, dan keluarga, untuk lebih aktif melakukan pengawasan serta memberikan edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga diri dan melaporkan setiap bentuk kekerasan yang dialami.
“Kita semua harus terlibat dalam menjaga dan melindungi anak-anak. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita jaga bersama,” tambah Bupati.
Pemerintah daerah menyatakan akan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan dan berharap pelaku dijatuhi hukuman seberat beratnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan penanganan hukum yang tegas, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan menjadi peringatan bagi pelaku lainnya.
Redaksi | insetgalusnews


































