Kasus Pencabulan Anak. Bupati Gayo Lues “Berikan Hukuman Maksimal untuk Pelaku”

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 16:09 WIB

502,148 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gayo Lues Suhaidi, Kecam Pelaku Pencabulan |doc|cut Google|Vid-Me-Ber|

Bupati Gayo Lues Suhaidi, Kecam Pelaku Pencabulan |doc|cut Google|Vid-Me-Ber|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Bupati Gayo Lues, Suhadi SPd MAP, menegaskan komitmennya melindungi anak-anak dengan meminta aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman maksimal kepada pelaku pencabulan anak di Kecamatan Dabun Gelang. Kasus yang menggemparkan warga tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Bupati menyampaikan tindakan bejat tersebut bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga perilaku yang sangat tercela dari sisi moral, sosial, dan agama. Ia menegaskan dalam ajaran agama, terutama Islam yang dianut mayoritas masyarakat Gayo Lues, perbuatan seperti itu merupakan dosa besar dan bertentangan dengan nilai kemanusiaan.

“Perbuatan itu sangat biadab dan tidak manusiawi. Kita minta aparat penegak hukum memberikan ganjaran hukuman seberat-beratnya agar menjadi efek jera bagi siapa pun yang melakukan tindakan tidak berperikemanusiaan seperti itu,” ujar Bupati dalam keterangannya kepada kru-insetgalusnews, Jumat (21/11/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kasus pencabulan terhadap anak merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda Gayo Lues. Pemerintah daerah, kata Bupati, tidak akan mentolerir perilaku yang merusak martabat dan masa depan anak-anak.

Bupati juga mendorong seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pendidik, dan keluarga, untuk lebih aktif melakukan pengawasan serta memberikan edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga diri dan melaporkan setiap bentuk kekerasan yang dialami.

“Kita semua harus terlibat dalam menjaga dan melindungi anak-anak. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita jaga bersama,” tambah Bupati.

Pemerintah daerah menyatakan akan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan dan berharap pelaku dijatuhi hukuman seberat beratnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan penanganan hukum yang tegas, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan menjadi peringatan bagi pelaku lainnya.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Hujan Deras Picu Air Meluap, Kendaraan Roda Enam Terguling di Aih Bobo
AML Nilai MBG Lebih Tepat Dikelola Melalui Dapur SPPG
Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Kampung Lokop Baru Gayo Lues
Dari Gayo Lues ke Jakarta, Bupati Suhaidi Perjuangkan 7 Jembatan dan Jalan Lesten
Tegang di Dukuh Atas, 1.814 Mahasiswa Suarakan Delapan Tuntutan kepada Pemerintah
Muhammadiyah Gayo Lues Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Satu Tewas dalam Bentrokan Antar Kelompok di Menteng, Delapan Orang Diamankan Polisi
Jelang Kongres II PNA, Irwandi Yusuf Nyatakan Siap Pimpin Kembali Partai

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:58 WIB

AML Nilai MBG Lebih Tepat Dikelola Melalui Dapur SPPG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Kampung Lokop Baru Gayo Lues

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Dari Gayo Lues ke Jakarta, Bupati Suhaidi Perjuangkan 7 Jembatan dan Jalan Lesten

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Tegang di Dukuh Atas, 1.814 Mahasiswa Suarakan Delapan Tuntutan kepada Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Muhammadiyah Gayo Lues Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Jagong Jeget

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:16 WIB

Satu Tewas dalam Bentrokan Antar Kelompok di Menteng, Delapan Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:52 WIB

Jelang Kongres II PNA, Irwandi Yusuf Nyatakan Siap Pimpin Kembali Partai

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:05 WIB

Di Balik Konten yang Menuai Kecaman, Ada Penyesalan; Dea Arranoya Memilih Meminta Maaf ke Publik

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan