Kopi Gayo Jadi Andalan Lawan Pasar Gelap Ganja di Gayo Lues

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:09 WIB

50442 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Koperasi Gayo Lues Bersinar binaan BNNK Galus menggelar rapat koordinasi dan diskusi terbuka di Gudang Koperasi Kampung Sepang, Blangkejeren, Rabu (8/10/2025), diskusi itu membahas kesiapan mereka menghadapi peluncuran implementasi akhir Grand Design Alternative Development yang digagas Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah strategi menekan peredaran pasar gelap ganja melalui pengembangan komoditas kopi. Tanaman kopi dinilai paling potensial menggantikan ganja karena memiliki nilai ekonomi tinggi, berpeluang besar di pasar ekspor, serta sesuai dengan kondisi geografis dan budaya tani masyarakat Gayo Lues.

Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman, dalam kesempatan tersebut mengingatkan kembali cita-cita almarhum Drs Maat Husin, tokoh pemekaran Kabupaten Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kabupaten ini dibentuk untuk mensejahterakan masyarakat. Melalui program ini, kami ingin mewujudkan harapan itu,” tegas Fauzul.

Ia juga menegaskan komitmen BNNK dalam memberdayakan mantan pecandu narkoba melalui kegiatan produktif dan legal. Menurutnya, dukungan pemerintah daerah dan mitra perusahaan menjadi kunci keberhasilan program pengembangan alternatif ini.

Sementara, Yudhi Widiarto dari Direktorat Pemberdayaan Masyarakat BNN RI menyampaikan materi penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat di kawasan rawan tanaman terlarang. Ia memafarkan berbagai persoalan dari hulu ke hilir.

Sejumlah perusahaan eksportir juga turut hadir dan memberikan arahan mengenai pembentukan koperasi bersertifikat untuk menjamin harga jual kopi petani Gayo Lues di pasar internasional.

Diskusi tersebut dihadiri oleh anggota Koperasi Gayo Lues Bersinar, serta tokoh masyarakat setempat. Program GDAD diharapkan menjadi tonggak baru bagi Gayo Lues dalam mewujudkan kemandirian ekonomi berbasis tanaman alternatif, sekaligus menutup ruang bagi praktik peredaran ganja di wilayah tersebut.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
Rekonstruksi Kasus Curat Dokter di Gayo Lues, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi
Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar
Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues
Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam
BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan