Mualem Klarifikasi Polemik Pemerintah Aceh Surati UNDP

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 19 Desember 2025 - 07:54 WIB

50322 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Klarifikasi Surat ke-UNDP |doc|cut|kompastv|

Gubernur Aceh Muzakir Manaf Klarifikasi Surat ke-UNDP |doc|cut|kompastv|

BANDA ACEH | insetgalusnews.com | Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem mengklarifikasi polemik surat permintaan bantuan penanganan bencana yang ditujukan kepada United Nations Development Programme (UNDP) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF). Klarifikasi tersebut disampaikan Mualem, Selasa 17 Desember 2025.

Mualem menegaskan dirinya tidak mengetahui secara detail isi surat yang beredar di publik. Ia menyebut telah terjadi kekeliruan pemahaman masyarakat terkait tujuan pengiriman surat tersebut. Klarifikasi ini disampaikan di tengah pro dan kontra publik yang menilai langkah Pemerintah Provinsi Aceh seolah melangkahi kewenangan pemerintah pusat.

Polemik mencuat setelah beredar informasi Pemprov Aceh mengirimkan surat permintaan bantuan langsung ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Hal itu memicu perdebatan karena status bencana di Aceh masih berada pada level bencana provinsi dengan supervisi pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terpisah, juru bicara Pemerintah Aceh, Muhammad atau MTA, menjelaskan bahwa surat tersebut tidak ditujukan kepada PBB sebagai institusi internasional, melainkan kepada UNDP dan UNICEF yang berkantor serta menjalankan program di Indonesia. Menurutnya, kedua lembaga tersebut merupakan mitra strategis pemerintah Indonesia yang selama ini terlibat dalam berbagai program pembangunan dan kemanusiaan, termasuk di Aceh.

MTA menambahkan, narasi yang berkembang di publik seolah menggambarkan Gubernur Aceh melangkahi Presiden Prabowo Subianto dengan mengirim surat langsung ke PBB. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat kekurangan dalam koordinasi.

Menurut MTA, dengan skala bencana yang dinilai luar biasa, pemerintah daerah dituntut berpikir secara menyeluruh dan mengambil langkah strategis tambahan. Ia menyebut UNDP pernah terlibat dalam penanganan bencana tsunami Aceh dan hingga kini masih beroperasi di Indonesia.

Sementara itu, di tengah polemik tersebut, pengibaran bendera putih marak terlihat di sejumlah ruas jalan di Aceh. Aksi tersebut menjadi simbol kondisi darurat yang dihadapi warga akibat banjir berkepanjangan. Warga mengaku tidak sanggup lagi menangani dampak bencana dan membutuhkan bantuan segera, serta menilai penanganan bencana berjalan lamban.

Menanggapi hal tersebut, Mualem mengaku tidak mengetahui maksud pengibaran bendera putih itu dan menyatakan belum menerima laporan resmi terkait aksi tersebut. Ia menegaskan pengibaran bendera putih bukan bagian dari kebijakan Pemerintah Aceh.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Presiden Prabowo Berhentikan M Nasir dari Jabatan Sekda Aceh
PDM Muhammadiyah Gayo Lues Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Jagung Jeget
Ratusan Senjata Api dan Narkotika Ditemukan di Ruang Terkunci Sekolah Swasta Jakarta Selatan
BNPB Targetkan Pembangunan Hunian Tetap Penyintas Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Rampung Akhir 2027
Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam OTK di Bandara Karel Sadsuitubun
Ketua DPRK Gayo Lues Raih Penghargaan Internasional di Bali
PWM Aceh Laporkan Penyaluran Dana Rp500 Juta ke PP Muhammadiyah
Pemerintah Aceh Kembali Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Hingga 29 Januari 2026

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:37 WIB

Lagi, Polisi Amankan Dua Pria dan Sita 1,65 Gram Sabu di Kampung Jawa

Senin, 14 September 2026 - 14:30 WIB

Sungai Tripe Meluap, Dua Akses Penghubung Kecamatan di Gayo Lues Tak Bisa Dilintasi

Minggu, 13 September 2026 - 16:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria, Sabu 1,28 Gram Disita

Rabu, 9 September 2026 - 11:10 WIB

Delapan Titik Longsor Puteri Betung Lumpuhkan Jalan Kutacane-Blangkejeren

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Kebakaran Dini Hari di Kutepanyang, 17 Rusak Berat, 3 Rusak Ringan

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Komisi I Apresiasi Polres Ungkap Peredaran Sabu. Ia Dorong Polisi Kejar Pemasok

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Polisi Tangkap Pria di Gele, Sabu 0,64 Gram Jadi Barang Bukti

Rabu, 2 September 2026 - 10:50 WIB

Aceh Masuk Kategori Siaga BMKG, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan