GAYO LUES | insetgalusnews.com | Bendungan Intake Tungel yang berada di Kecamatan Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues, mengalami kerusakan parah akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu. Akibat kerusakan itu, bendungan yang selama ini dimanfaatkan sebagai sumber irigasi persawahan warga sekaligus lokasi wisata kini tidak lagi berfungsi.
Pantauan di lokasi, Sabtu (31/1/2026), menunjukkan derasnya arus banjir membawa material kayu gelondongan, lumpur, serta puing dari hulu sungai yang menghantam langsung struktur bendungan. Dampaknya, mekanisme pintu air utama mengalami kerusakan berat hingga lumpuh total. Selain itu, jembatan penghubung yang berada di tengah bendungan dilaporkan hanyut dan kini hanya menyisakan puing-puing.
Material hanyutan berupa ranting, akar pohon, dan lumpur pekat tampak menyumbat pintu air. Tumpukan kayu dan akar serabut melilit roda gigi pemutar pintu air, sementara puing lainnya memenuhi celah di antara pilar beton penyangga bendungan. Kondisi tersebut menyebabkan pintu air tidak dapat dioperasikan, baik secara manual maupun mekanis.
Seorang warga setempat mengatakan, banjir datang secara perlahan sebelum akhirnya memuncak secara tiba-tiba dengan debit air yang sangat besar. Selain merusak pintu air, terjangan banjir juga mengikis tebing bantaran sungai di sekitar bendungan, sehingga memperparah pendangkalan alur sungai.
“Air datang sangat kuat, membawa kayu-kayu besar dari arah hulu. Setelah banjir surut, pintu air dan saluran irigasi rusak parah, bahkan sawah warga ikut terdampak dan tidak bisa lagi dialiri air,” ujar warga tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, puing-puing material kayu dan lumpur masih berserakan di sekitar area bendungan. Belum terlihat adanya upaya pembersihan maupun perbaikan dari pihak terkait.
Redaksi | insetgalusnews.com


































