Petani Soroti Dampak Eksplorasi Tambang, Camat Minta Uji Lab

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 7 Juli 2025 - 16:28 WIB

50413 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

doc | inset | Camat Pantan Cuaca M Hasan Nurdin

doc | inset | Camat Pantan Cuaca M Hasan Nurdin

PANTAN CUACA | insetgalusnews.com | Sejumlah petani di Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, mengungkapkan kekhawatiran atas dugaan pencemaran limbah dari aktivitas eksplorasi tambang emas PT GMR. Mereka menilai aktivitas tersebut berdampak terhadap lahan pertanian kopi yang menjadi sumber penghidupan utama warga.

Menanggapi hal itu, Camat Pantan Cuaca, M Hasan Nurdin, saat dihubungi insetgalusnews.com, Senin (7/7), menyatakan bahwa keresahan warga merupakan hal yang wajar sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap lingkungan dan masa depan petani kopi di Pantan Cuaca.

Namun, ia juga mengingatkan kekhawatiran terjadinya pencemaran itu harus didasarkan pada kajian ilmiah oleh lembaga berwenang.
“Keberatan masyarakat sah-sah saja sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Namun, Kekhawatiran pencemaran ini perlu dibuktikan melalui uji laboratorium dan kajian teknis oleh instansi seperti Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasan juga menyebut bahwa pihak kecamatan sebelumnya telah menyampaikan keluhan warga secara lisan kepada perwakilan PT GMR. Menurutnya, pihak perusahaan menyatakan kesiapan mencarikan solusi seperti memberikan ganti rugi berupa pupuk atau bahan lain apabila terbukti bahwa kegiatan mereka menimbulkan dampak terhadap pertanian warga.
“Kami berharap semua pihak menyikapi persoalan ini secara objektif dan mengedepankan proses yang transparan agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi di masyarakat,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT GMR belum memberikan tanggapan resmi atas kekhawatiran warga. insetgalusnews.com masih berupaya menghubungi manajemen perusahaan untuk memperoleh klarifikasi.
Catatan Redaksi: insetgalusnew akan terus mengawal isu ini. Apakah limbah ekplorasi tambang emas berbahaya atau tidak? Mari kita tunggu tanggapan teknis dari DLHK Gayo Lues.

Redaksi | insetgalusnews.com |

Berita Terkait

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
Rekonstruksi Kasus Curat Dokter di Gayo Lues, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi
Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar
Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues
Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam
BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan