Petani Soroti Dampak Eksplorasi Tambang, Camat Minta Uji Lab

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 7 Juli 2025 - 16:28 WIB

50483 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

doc | inset | Camat Pantan Cuaca M Hasan Nurdin

doc | inset | Camat Pantan Cuaca M Hasan Nurdin

PANTAN CUACA | insetgalusnews.com | Sejumlah petani di Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, mengungkapkan kekhawatiran atas dugaan pencemaran limbah dari aktivitas eksplorasi tambang emas PT GMR. Mereka menilai aktivitas tersebut berdampak terhadap lahan pertanian kopi yang menjadi sumber penghidupan utama warga.

Menanggapi hal itu, Camat Pantan Cuaca, M Hasan Nurdin, saat dihubungi insetgalusnews.com, Senin (7/7), menyatakan bahwa keresahan warga merupakan hal yang wajar sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap lingkungan dan masa depan petani kopi di Pantan Cuaca.

Namun, ia juga mengingatkan kekhawatiran terjadinya pencemaran itu harus didasarkan pada kajian ilmiah oleh lembaga berwenang.
“Keberatan masyarakat sah-sah saja sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Namun, Kekhawatiran pencemaran ini perlu dibuktikan melalui uji laboratorium dan kajian teknis oleh instansi seperti Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasan juga menyebut bahwa pihak kecamatan sebelumnya telah menyampaikan keluhan warga secara lisan kepada perwakilan PT GMR. Menurutnya, pihak perusahaan menyatakan kesiapan mencarikan solusi seperti memberikan ganti rugi berupa pupuk atau bahan lain apabila terbukti bahwa kegiatan mereka menimbulkan dampak terhadap pertanian warga.
“Kami berharap semua pihak menyikapi persoalan ini secara objektif dan mengedepankan proses yang transparan agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi di masyarakat,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT GMR belum memberikan tanggapan resmi atas kekhawatiran warga. insetgalusnews.com masih berupaya menghubungi manajemen perusahaan untuk memperoleh klarifikasi.
Catatan Redaksi: insetgalusnew akan terus mengawal isu ini. Apakah limbah ekplorasi tambang emas berbahaya atau tidak? Mari kita tunggu tanggapan teknis dari DLHK Gayo Lues.

Redaksi | insetgalusnews.com |

Berita Terkait

Lagi, Polisi Amankan Dua Pria dan Sita 1,65 Gram Sabu di Kampung Jawa
Sungai Tripe Meluap, Dua Akses Penghubung Kecamatan di Gayo Lues Tak Bisa Dilintasi
Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria, Sabu 1,28 Gram Disita
Bank Aceh Syariah Hadir, Bantu Korban Kebakaran Desa Ulun Tanoh
Delapan Titik Longsor Puteri Betung Lumpuhkan Jalan Kutacane-Blangkejeren
Kebakaran Dini Hari di Kutepanyang, 17 Rusak Berat, 3 Rusak Ringan
Komisi I Apresiasi Polres Ungkap Peredaran Sabu. Ia Dorong Polisi Kejar Pemasok
Polisi Tangkap Pria di Gele, Sabu 0,64 Gram Jadi Barang Bukti

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:37 WIB

Lagi, Polisi Amankan Dua Pria dan Sita 1,65 Gram Sabu di Kampung Jawa

Senin, 14 September 2026 - 14:30 WIB

Sungai Tripe Meluap, Dua Akses Penghubung Kecamatan di Gayo Lues Tak Bisa Dilintasi

Minggu, 13 September 2026 - 16:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria, Sabu 1,28 Gram Disita

Rabu, 9 September 2026 - 11:10 WIB

Delapan Titik Longsor Puteri Betung Lumpuhkan Jalan Kutacane-Blangkejeren

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Kebakaran Dini Hari di Kutepanyang, 17 Rusak Berat, 3 Rusak Ringan

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Komisi I Apresiasi Polres Ungkap Peredaran Sabu. Ia Dorong Polisi Kejar Pemasok

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Polisi Tangkap Pria di Gele, Sabu 0,64 Gram Jadi Barang Bukti

Rabu, 2 September 2026 - 10:50 WIB

Aceh Masuk Kategori Siaga BMKG, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan