Gayo Lues | insetgalusnews.com | Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Gayo Lues, Fahmi Sahab S.Pd,M.Pd mendesak Pemerintah Kabupaten Gayo Lues untuk segera mencairkan anggaran operasional SKPK dan menyampaikan rincian realisasi efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) tahun 2025 kepada legislatif.
Desakan ini disampaikan Fahmi, Sabtu (5/7), menyusul kekhawatiran terhadap lambannya proses Penyesuaian Efisiensi anggaran yang dinilai berdampak serius terhadap realisasi APBD dan jalannya pemerintahan dan perekonomian daerah.
“Penyesuaian efisiensi APBD sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2025 ini sangat penting disegerakan agar operasinal SKPK dapat berjalan sebagaimana mestinya. Kita tidak bisa terus menunda yang berdampak pada rendahnya realisasi APBD yang sudah memasuki semester kedua,” kata Fahmi.
Ia juga menyoroti belum cairnya anggaran rutin sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang mengakibatkan terganggunya pelayanan publik. Bahkan, beberapa dinas dilaporkan mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan dasar operasional seperti pembayaran listrik dan air.
“Saya mendapat laporan ada beberapa dinas yang tidak mampu membayar listrik karena anggaran rutin mereka belum juga cair. Ini sangat memprihatinkan dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya.
Fahmi menegaskan bahwa keterlambatan pencairan anggaran tidak hanya berdampak pada administrasi pemerintahan, tetapi juga menekan perekonomian masyarakat. Menurutnya, percepatan realisasi anggaran akan mendorong kembali aktivitas ekonomi, terutama di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Kucuran anggaran ini juga akan mampu menghidupkan kembali roda ekonomi kita yang semakin terpuruk. Jika anggaran segera cair, para pelaku ekonomi lokal juga akan kembali bergerak,” tambahnya.
Ia meminta Bupati Gayo Lues untuk segera mengambil langkah konkret dan memastikan tidak ada hambatan administratif dalam proses realisasi anggaran. Koordinasi antara eksekutif dan legislatif, menurutnya, menjadi kunci agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terkait keterlambatan pencairan anggaran maupun penyampaian hasil Penyesuain Efesiensi APBD tahun anggaran 2025.
Redaksi | insetgalusnews |


































