Sirup Siluman Dana APBD, Legislatif Di Kacangi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 19 Maret 2025 - 16:09 WIB

50897 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi gambar Google

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Program pengadaan sirup senilai Rp600 juta di Kabupaten Gayo Lues menuai sorotan tajam. Ditengah gencarnya upaya efisiensi anggaran berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025, muncul proyek pengadaan sirup (pemanis buatan) oleh Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM yang diduga kuat disisipkan tanpa sepengetahuan DPRK.

Data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP menunjukkan, proyek dengan kode RUP 57622366 tersebut bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun 2025. Besarnya anggaran menimbulkan pertanyaan, mengingat program tersebut tidak pernah dibahas dalam rapat pengesahan APBD 2025.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, menurut sejumlah sumber, anggaran sirup itu tiba-tiba muncul usai pembahasan dan pengesahan APBD, diduga akibat manipulasi dokumen oleh Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK). Sumber internal menyebut adanya “penyisipan diam-diam” dalam dokumen anggaran sebelum dikirim ke Provinsi Aceh untuk dievaluasi.

“Bisa jadi setelah APBD disahkan, TAPK diam-diam menyisipkan paket pengadaan ini. Bahkan tidak ada telaah staf dari dinas terkait,” ujar salah satu sumber terpercaya.

Kepala Badan Keuangan Daerah, Sukri, yang juga Sekretaris TAPK, saat dikonfirmasi pada Rabu (19/3/2025), justru mengarahkan wartawan untuk bertanya kepada Sekretaris Daerah. Namun, Sekda mengaku tidak tahu-menahu dan menyebut saat itu TAPK masih dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Sekda, dr. Nevirizal.

Nevirizal sendiri mengakui bahwa program tersebut memang ada, namun menyebut besarannya kemungkinan berubah saat efisiensi dilakukan. “Kalau tidak salah ada dianggarkan, tapi bisa saja dikurangi atau ditambah saat efisiensi. Lebih jelasnya tanya Sekretaris TAPK,” alamaakk.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi sebelumnya menyebut program sirup bertujuan menekan inflasi. Namun pernyataan ini dikritik oleh Anggota DPRK Gayo Lues, H. Ibnu Hasim.

Menurut Ibnu Hasim, jika tujuan pengadaan sirup adalah untuk bantuan ke masyarakat, maka penempatan anggaran di Dinas Perdagangan dan Koperasi tidaklah tepat.

Redaksi | insetgalusnews |

Berita Terkait

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Gayo Lues, Sejumlah Desa Terdampak
Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan
Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam
Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama
Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan
Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan
Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:46 WIB

Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 

Sabtu, 18 April 2026 - 18:53 WIB

Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar

Sabtu, 18 April 2026 - 18:36 WIB

Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues

Rabu, 15 April 2026 - 22:19 WIB

Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam

Rabu, 15 April 2026 - 21:19 WIB

BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Rabu, 15 April 2026 - 19:06 WIB

Rumah Warga Badak Rusak Diterjang Badai, Damkar Plus Orari Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

Selasa, 14 April 2026 - 10:49 WIB

Dinkes Gayo Lues Ajukan Peningkatan Fasilitas Kesehatan ke Kemenkes

Senin, 13 April 2026 - 19:24 WIB

Jenazah Pendaki Kris Biantoro Disepakati Disemayamkan di Puncak Gunung Leuser

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan