SLB Pembina Blangkejeren Terapkan Pembelajaran Kontekstual melalui Program Pertanian Berkelanjutan

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 23 Oktober 2025 - 19:05 WIB

50927 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa siswi berkemampuan khusus SLB Pembina Blangkejeren sedang memanen jagung |doc|slbpembina|

Siswa siswi berkemampuan khusus SLB Pembina Blangkejeren sedang memanen jagung |doc|slbpembina|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Sekolah Luar Biasa (SLB) Pembina Blangkejeren memanfaatkan lahan sekolah yang luas sebagai media pembelajaran kontekstual bagi peserta didik berkebutuhan khusus melalui program pertanian berkelanjutan. Siswa diajarkan keterampilan menanam jagung dan sayuran sebagai bagian dari pembentukan kemandirian dan pengembangan keterampilan hidup.

Kepala Sekolah SLB Pembina, Masna Fitri, Kamis (23/10) mengatakan, kegiatan bertani ini tidak hanya mengajarkan cara menanam, memupuk, dan memanen hasil tanaman, tetapi juga dirancang sebagai stimulus motorik kasar bagi anak serta sarana melatih kerja sama.

Siswa sekolah berkemampuan khusus sedang berlatih cara menanam jagung oleh para tenaga pendidik didampingi Kacabdin Gayo Lues, Basri Spd |doc|slbpembina|

“Pada kegiatan ini selain mengajarkan kemandirian, juga menstimulasi motorik kasar anak dan membina kerja sama antar murid,” ujar Masna.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, pembelajaran berbasis alam nyata terbukti meningkatkan minat belajar karena memberikan pengalaman langsung yang menyenangkan bagi siswa. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip pembelajaran mendalam (deep learning) yang diterapkan di sekolah.

“Pembelajaran seperti ini membuat murid lebih senang, karena belajar langsung dari lingkungan nyata,” tambahnya.

Masna Fitri menegaskan bahwa kegiatan pertanian ini telah ditetapkan sebagai program berkelanjutan di SLB Pembina Blangkejeren dan akan terus dikembangkan untuk meningkatkan kemampuan adaptif serta kemandirian peserta didik di masa depan.

Pihak sekolah berkomitmen menghadirkan metode pembelajaran inovatif yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada keterampilan hidup yang relevan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
Rekonstruksi Kasus Curat Dokter di Gayo Lues, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi
Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar
Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues
Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam
BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan