Stok Beras PSO di Gayo Lues Capai 290 Ton, Pengeluaran Harus Sesuai Penugasan Pusat

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 15:20 WIB

50803 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo Kantor Cabang Bulog Aceh Tenggara | doc | Fahmi Siregar |

Photo Kantor Cabang Bulog Aceh Tenggara | doc | Fahmi Siregar |

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pimpinan Umum Cabang Perum Bulog Aceh Tenggara-Gayo Lues, Fahmi Siregar, mengungkapkan bahwa saat ini stok beras di gudang Bulog Blangkejeren mencapai 290 ton.

Beras tersebut merupakan bagian dari Public Service Obligation (PSO) atau Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang diperuntukkan untuk program bantuan dan stabilisasi harga pangan.

Fahmi menjelaskan bahwa meskipun stok mencukupi, beras PSO tidak dapat dikeluarkan sembarangan. Prosedur pengeluaran harus mengacu pada penugasan resmi dari pemerintah pusat, baik melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Sosial, maupun instansi pemerintah pusat lainnya yang berwenang.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengeluaran beras PSO harus melalui surat penugasan atau permintaan resmi dari instansi pusat. Pemerintah daerah tidak bisa langsung mengambil atau mendistribusikan tanpa persetujuan pusat,” jelas Fahmi kepada insetgalusnews.com, Jumat (11/7/2025) di gudang Bulog Blangkejeren.

Beras PSO ini, lanjut Fahmi, biasanya digunakan untuk program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), bantuan bencana, serta bantuan pangan langsung.

Dalam pelaksanaannya, Bulog akan berkoordinasi dengan dinas terkait di daerah, namun tetap berdasarkan keputusan dan instruksi dari pemerintah pusat.

Fahmi memastikan bahwa Bulog siap mendukung setiap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Gayo Lues, termasuk jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk penyaluran bantuan darurat atau operasi pasar.

Redaksi | insetgalusnews |

Berita Terkait

Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 
Menakar Modal Awal Budidaya Kopi, Ini Estimasi Biaya bagi Petani Pemula
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi
Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar
Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues
Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam
BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang
Rumah Warga Badak Rusak Diterjang Badai, Damkar Plus Orari Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:46 WIB

Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 

Sabtu, 18 April 2026 - 18:53 WIB

Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar

Sabtu, 18 April 2026 - 18:36 WIB

Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues

Rabu, 15 April 2026 - 22:19 WIB

Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam

Rabu, 15 April 2026 - 21:19 WIB

BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Rabu, 15 April 2026 - 19:06 WIB

Rumah Warga Badak Rusak Diterjang Badai, Damkar Plus Orari Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

Selasa, 14 April 2026 - 10:49 WIB

Dinkes Gayo Lues Ajukan Peningkatan Fasilitas Kesehatan ke Kemenkes

Senin, 13 April 2026 - 19:24 WIB

Jenazah Pendaki Kris Biantoro Disepakati Disemayamkan di Puncak Gunung Leuser

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan