GAYO LUES | insetgalusnews.com | Ancaman kelaparan membayangi warga Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, setelah wilayah tersebut terisolir selama 24 hari akibat akses jalan yang belum tembus pascabencana hidrometeorologi.
Hingga hari ke-24, jalur utama menuju Kecamatan Pining masih tidak dapat dilalui kendaraan, mengakibatkan distribusi bahan pangan dan kebutuhan pokok terhambat. Kondisi ini membuat persediaan logistik di tingkat warga dilaporkan semakin menipis.
Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran, keterisolasian yang berkepanjangan dapat memicu krisis pangan, terutama bagi keluarga rentan seperti lansia dan anak-anak. Aktivitas ekonomi masyarakat juga lumpuh karena hasil pertanian tidak dapat dipasarkan.
Saat ini, pasokan kebutuhan warga masih mengandalkan bantuan terbatas dari relawan dan pemerintah daerah melalui jalur darurat. Namun, distribusi tersebut dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan seluruh warga di kecamatan terluar itu.
Warga berharap pemerintah pusat segera membantu pemerintah daerah mempercepat pembukaan akses jalan serta menjamin ketersediaan logistik guna mencegah terjadinya kelaparan massal di Kecamatan Pining.
Informasi ini disiarkan melalui perangkat satelit.
Redaksi | insetgalusnews


































