GAYO LUES | insetgalusnews.com | Warga Kabupaten Gayo Lues, Aceh, mulai resah akibat belum optimalnya penanganan jalan nasional Blangkejeren-Kutacane pascabencana hidrometeorologi. Masyarakat mendesak PT Hutama Karya yang menangani perbaikan jalan tersebut untuk segera menurunkan peralatan berat secara maksimal guna mempercepat pemulihan akses vital itu.
Seperti diketahui, jalur Blangkejeren-Kutacane merupakan satu-satunya akses utama yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Gayo Lues, baik untuk mobilitas warga maupun distribusi logistik. Namun hingga kini, kondisi jalan masih rawan longsor dan kerap tidak dapat dilintasi.
Warga Blangkejeren, AML, Sabtu (3/1/2026) mengatakan, penanganan di lapangan terkesan lambat dan belum maksimal.
“Sudah sebulan lebih pascabencana, tapi alat berat yang bekerja di lapangan hanya beberapa unit ekskavator. Kalau hujan turun, longsor lagi dan jalan kembali terputus,” ujarnya.
Warga lainnya juga berharap pengerjaan tidak dilakukan secara terburu-buru tanpa perhitungan teknis yang matang.
“Kami minta sebelum jalan dibuka, dibuat perencanaan yang benar-benar kuat dan permanen. Jangan hanya dibuka sementara, lalu rusak lagi,” kata warga tersebut.
Hingga hari ini, alat berat yang diturunkan untuk menangani kerusakan di jalur Blangkejeren-Kutacane diketahui hanya beberapa unit ekskavator, sehingga proses penanganan longsoran dan perbaikan badan jalan dinilai tidak optimal.
Hingga satu bulan pascabencana hidrometeorologi yang meluluhlantakkan infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues, titik-titik longsor di sepanjang jalur nasional tersebut masih kerap terjadi dan berdampak pada terganggunya aktivitas ekonomi serta keselamatan pengguna jalan.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PT Hutama Karya belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga untuk penambahan alat berat dan percepatan penanganan di jalur Blangkejeren-Kutacane. Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh insetgalusnews.com melalui saluran komunikasi yang tersedia.
Redaksi | insetgalusnew


































