Warga Gayo Lues Desak Hutama Karya Mobilisasi Alat Berat Ke Jalur Blangkejeren-Kutacane

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 09:59 WIB

50845 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga terjebak longsor di kecamatan Putri Betung, Gayo Lues-Aceh, Jumat (2/1/2026) doc warga

Warga terjebak longsor di kecamatan Putri Betung, Gayo Lues-Aceh, Jumat (2/1/2026) doc warga

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Warga Kabupaten Gayo Lues, Aceh, mulai resah akibat belum optimalnya penanganan jalan nasional Blangkejeren-Kutacane pascabencana hidrometeorologi. Masyarakat mendesak PT Hutama Karya yang menangani perbaikan jalan tersebut untuk segera menurunkan peralatan berat secara maksimal guna mempercepat pemulihan akses vital itu.

Seperti diketahui, jalur Blangkejeren-Kutacane merupakan satu-satunya akses utama yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat Gayo Lues, baik untuk mobilitas warga maupun distribusi logistik. Namun hingga kini, kondisi jalan masih rawan longsor dan kerap tidak dapat dilintasi.

Warga Blangkejeren, AML, Sabtu (3/1/2026) mengatakan, penanganan di lapangan terkesan lambat dan belum maksimal.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah sebulan lebih pascabencana, tapi alat berat yang bekerja di lapangan hanya beberapa unit ekskavator. Kalau hujan turun, longsor lagi dan jalan kembali terputus,” ujarnya.

Warga lainnya juga berharap pengerjaan tidak dilakukan secara terburu-buru tanpa perhitungan teknis yang matang.

“Kami minta sebelum jalan dibuka, dibuat perencanaan yang benar-benar kuat dan permanen. Jangan hanya dibuka sementara, lalu rusak lagi,” kata warga tersebut.

Hingga hari ini, alat berat yang diturunkan untuk menangani kerusakan di jalur Blangkejeren-Kutacane diketahui hanya beberapa unit ekskavator, sehingga proses penanganan longsoran dan perbaikan badan jalan dinilai tidak optimal.

Hingga satu bulan pascabencana hidrometeorologi yang meluluhlantakkan infrastruktur di Kabupaten Gayo Lues, titik-titik longsor di sepanjang jalur nasional tersebut masih kerap terjadi dan berdampak pada terganggunya aktivitas ekonomi serta keselamatan pengguna jalan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak PT Hutama Karya belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan warga untuk penambahan alat berat dan percepatan penanganan di jalur Blangkejeren-Kutacane. Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh insetgalusnews.com melalui saluran komunikasi yang tersedia.

Redaksi | insetgalusnew

Berita Terkait

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah
Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab
ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika
Basri Apresiasi Pelantikan 248 Kepsek oleh Gubernur Aceh, Sembilan Kepala Sekolah Asal Gayo Lues Terima Amanah Baru
Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan
BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan
BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan
Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 00:20 WIB

Akses Rusak, Kegiatan Belajar Siswa SMPN Satu Atap Kendawi Dipindahkan ke Meunasah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:03 WIB

Terungkap! Oknum ASN yang Ditangkap dalam Kasus Sabu di Gayo Lues Ternyata Bukan Pegawai Pemkab

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:39 WIB

ASN di Gayo Lues Ditangkap dalam Kasus Dugaan Peredaran Sabu, Polisi Sita Dua Paket Narkotika

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:34 WIB

Gempa M5,6 Guncang Gayo Lues, Terbesar di Indonesia dalam Sepekan

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:21 WIB

BNNK Gayo Lues; 4,15 Juta Warga Indonesia Terjerat Narkoba, Instansi Diminta Perkuat Benteng Pencegahan

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:53 WIB

BNNK Gayo Lues dan Starbucks FSC Monitoring Program Kopi, 160 Petani Binaan Kelola 104 Hektare Lahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:03 WIB

Kelangkaan BBM Kian Mengkhawatirkan, Aktivitas Warga Lumpuh, Sejumlah Siswa Tak Bisa Bersekolah

Senin, 13 Juli 2026 - 12:07 WIB

Temu Ramah MPLS, Kacabdin Galus Dorong Gerakan Bersama Bentuk Generasi Berkarakter

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan