GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pondok Pesantren Terpadu Al Bunayya Gayo Lues menggelar Haflah Takrim sebagai bagian dari rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Balai Musara Pendopo Bupati Gayo Lues, Selasa (16/6/2026).
Ketua Panitia, Ustaz Ahmad Yani dalam laporannya menyampaikan, Haflah Takrim merupakan program tahunan Perguruan Bunayya yang bertujuan memberikan apresiasi kepada para santri atas capaian hafalan Al-Qur’an serta semangat mereka dalam menuntut ilmu.
“Haflah Takrim menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras santri dalam menghafal Al-Qur’an dan menuntut ilmu, sekaligus sebagai motivasi agar mereka terus menjaga serta mengamalkan hafalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ahmad Yani.
Ia menjelaskan, pada tahun ini Haflah Takrim diikuti sebanyak 42 santri yang terdiri atas 10 santri tingkat SMA, yakni 3 putra dan 7 putri, serta 32 santri tingkat SMP yang terdiri atas 10 putra dan 22 putri.
Dalam kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan capaian hafalan terbaik para peserta. Untuk tingkat SMA putri, Karmilawati berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an, sementara untuk kategori putra diraih Suhadan dengan capaian 13 juz.
Pada tingkat SMP, capaian hafalan tertinggi kategori putri diraih Syifa Nur Fadilah dan Siti Rahmah yang masing-masing telah menghafal 8 juz Al-Qur’an. Sementara kategori putra diraih Khairu Madi dengan capaian hafalan 5 juz.
Ahmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, Yayasan Nurhayati Sahali, serta para wali santri yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Keberhasilan kegiatan ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia, dukungan yayasan, dan para wali santri. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan maupun penyambutan para tamu undangan,” katanya.
Di akhir laporannya, Ahmad Yani mengucapkan selamat kepada seluruh santri yang menerima penghargaan dan berharap mereka tumbuh menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, agama, dan bangsa.
Redaksi | insetgalusnews


































