Waktu Mendesak, LPSE Batalkan Tender Milyaran, Pembangunan Terancam Tertunda

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 27 Juli 2025 - 10:12 WIB

501,699 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Proses tender sejumlah paket pekerjaan konstruksi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues Tahun Anggaran 2025 dibatalkan.

Informasi ini terungkap dari laman resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Gayo Lues yang menampilkan status “Tender Batal” pada beberapa paket kegiatan bernilai miliaran rupiah.

Paket-paket yang dibatalkan tersebut sebagian besar bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) dan Dana Bagi Hasil Sawit (DBH SAWIT).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek-proyek itu mencakup pekerjaan rehabilitasi jalan hingga peningkatan jaringan irigasi yang seharusnya menopang pembangunan infrastruktur dasar di berbagai wilayah kecamatan.

Pembatalan tender ini memicu respons dari berbagai kalangan. Sejumlah tokoh masyarakat dan pemantau kebijakan publik menilai, keputusan tersebut cukup mengejutkan mengingat waktu pelaksanaan kegiatan yang semakin sempit.

Mereka menyoroti perlunya koordinasi lebih baik antarunit kerja dalam proses pengadaan agar tidak menghambat program-program strategis daerah.

Jika tidak segera disikapi dengan solusi yang jelas, pembatalan ini dikhawatirkan akan memperlambat laju pembangunan dan berdampak pada masyarakat luas. Apalagi, sebagian besar proyek tersebut menyasar kebutuhan publik yang dinilai cukup mendesak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Gayo Lues.

Upaya konfirmasi yang dilakukan redaksi insetgalusnews, Sabtu (26/7), melalui sambungan seluler kepada Kepala Bagian ULP, belum membuahkan hasil.

Sementara itu, publik masih menanti kejelasan agar proses pembangunan tidak terhambat akibat pembatalan sejumlah kegiatan yang telah direncanakan.

Redaksi | insetgalusnews 

Catatan: item kegiatan tangkapan layar dari LPSE dimeja redaksi, total keseluruhan HPS senilai Rp 7.275 M.

Berita Terkait

Mahasiswa UNY Dukung Regenerasi Petani, Salurkan Bibit Kopi ke Sekolah
Metode “Cangkol Tanam” Dinilai Permudah Petani Mulai Budidaya Kopi di Gayo Lues
Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Gayo Lues, Sejumlah Desa Terdampak
Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan
Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam
Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama
Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan