Haura Nazihah-Putri Kecil Ke Panggung Dunia

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 6 Agustus 2025 - 21:58 WIB

501,909 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haura Nazihah bersama pelatihnya dari SMPT Muhamaddiyah Galus |doc|inset|

Haura Nazihah bersama pelatihnya dari SMPT Muhamaddiyah Galus |doc|inset|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Di antara sorai ribuan penonton dan riuhnya kompetisi pencak silat berskala internasional di Medan, Sumatera Utara, nama Haura Nazihah bergema dengan gemilang.

Gadis kecil asal Kutelintang, Blangkejeren, Gayo Lues itu berhasil mencuri perhatian dunia lewat gerakan pencak silatnya yang anggun namun bertenaga.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Lahir di Kotacane pada 6 Juli 2012 dari pasangan Rike Ahmadi dan Kartika Sari, Haura adalah cucu pertama dari mantan anggota legislatif Gayo Lues, H Idris Arlem. Meski masih duduk di bangku kelas 2 SMPT Muhammadiyah, ia telah mencatatkan prestasi luar biasa-mengharumkan nama sekolah, keluarga, dan daerahnya di kancah internasional.

Yang menarik, bakat Haura dalam pencak silat mulai tumbuh bukan dari pelatihan khusus di luar, melainkan dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya. Dari sanalah ia pertama kali mengenal dan jatuh cinta pada seni bela diri tradisional ini.
Dengan disiplin dan semangat belajar yang tinggi, Haura terus mengasah kemampuannya, hingga akhirnya mampu tampil di ajang dunia.

Dalam kejuaraan bergengsi 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship 2025, yang diikuti lebih dari 3.265 pesilat dari 20 negara, Haura tampil memukau di kategori seni tangan kosong kreatif pra-remaja putri.

Ia tak hanya sekadar bertanding, tetapi benar-benar menghidupkan panggung lewat koreografi silat yang matang dan penuh ekspresi. Hasilnya-medali emas berhasil diboyong pulang ke Tanoh Gayo.

Tak sendiri, Haura berangkat ke Medan bersama 32 atlet lainnya dari Gayo Lues. Namun di antara kerumunan itu, namanya bersinar terang. Keberhasilannya menjadi simbol bahwa anak-anak dari daerah terpencil pun mampu bersaing di level dunia, asalkan diberi ruang dan kesempatan.

“Kami tidak menyangka Haura bisa sampai sejauh ini,” ujar sang ibu, Kartika Sari, haru. “Sejak kecil dia memang aktif, suka seni dan bela diri. Tapi kemenangan ini benar-benar di luar dugaan kami.”

Kemenangan Haura bukan sekadar medali. Ia adalah simbol harapan baru dari Gayo Lues, daerah yang selama ini lebih dikenal dengan alamnya yang indah dan kopi Arabikanya. Lewat tangan mungil Haura, setidaknya dunia kini mengenal Gayo sebagai tanah lahir pesilat muda berbakat.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

EPISODE 4 (TAMAT) SERIAL FEATURE EDWAR CANTO; Pada akhirnya, setiap perjalanan akan bermuara pada satu tujuan “pulang”.
SERIAL FEATURE EDWAR CANTO; Kembali ke Gayo Lues, Mengabdi Tanpa Henti
SERIAL FEATURE “EDWAR CANTO” Di Antara Dentuman Senjata dan Mimpi Menjadi Peneliti
SERIAL FEATURE “EDWAR CANTO” Dari Pedalaman Pining Menuju Pentas Pengabdian Nasional
Meniti Jalan Dakwah dan Pengabdian, Secuil Kisah Ustad Amsyarullah di Negeri Seribu Bukit
Mengenal Lebih Dekat Sosok Inspiratif Doktor Sartika Mayasari
Menapaki Jejak Pengabdian Bung Khairuddin, dari Ruang Kelas hingga Kursi Ketua KIP Gayo Lues
Mudik yang Tertunda, Drama di Balik Terungkapnya Pembunuhan di Hari Fitri 1447H

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan