Pengurus Masjid Agung As-Shalihin Blangkejeren Klarifikasi Isu Kepengurusan

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 16:00 WIB

502,367 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Fhoto: Pengurus Masjid Agung As-Salihin Blang Kejeren, Kamis (25/9)

Sumber Fhoto: Pengurus Masjid Agung As-Salihin Blang Kejeren, Kamis (25/9)

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Polemik kepengurusan Masjid Agung As-Shalihin Kabupaten Gayo Lues yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial akhirnya mendapat penjelasan resmi dari pihak pengurus.

Sekretaris Pengurus Masjid Agung As-Shalihin, Ustaz Suhada S.H.I, kepada insetgalusnews.com, Kamis (25/9/2025), menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberhentikan Imam Masjid Agung. Menurutnya, imam yang bersangkutan justru mengundurkan diri secara tertulis dan ditandatangani di atas materai. Pengunduran diri itu, kata Suhada, tidak dilatarbelakangi konflik internal.

“Ketika dilibatkan kembali, mereka menolak dan mengaku tidak bisa maksimal melaksanakan tugasnya. Karena itu dilakukan pergantian,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suhada mengajak masyarakat agar lebih bijak menyikapi informasi yang beredar di media sosial. Ia menegaskan, pengurus sangat terbuka menerima masukan dari jamaah, sehingga kritik tidak perlu disampaikan melalui akun anonim.

Oleh karenanya mari sama-sama kita makmurkan masjid Agung, orang-orang yang profesional di luar sana mari duduk bersama di masjid kita musyawarah untuk sama-sama membangun, jangan hanya bicara di Media Sosial tanpa klarifikasi terlebih dahulu.

Terkait kajian rutin Sabtu dan Minggu Subuh, Suhada meluruskan isu soal sarapan pagi. Menurutnya, pengurus tidak pernah menggunakan kas masjid untuk penyediaan sarapan. Hidangan setelah kajian Minggu pagi merupakan sedekah dari jamaah, ibu-ibu pengajian, maupun pihak Madrasah Hifzil Qur’an (MHQ). “Sarapan hanya disediakan karena pengajian ibu-ibu berlangsung hingga pukul delapan pagi,” jelasnya.

Ia juga menepis tudingan bahwa menjadi pengurus masjid adalah “proyek besar” karena dikelola pemerintah daerah. “Pengurus Masjid Agung tidak digaji Pemda maupun dari kas masjid. Honor hanya diberikan kepada imam salat rawatib, muazin, dan petugas kebersihan,” kata Suhada.

Kas masjid, lanjutnya, digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan operasional, seperti listrik, air, kebersihan, kegiatan Jumat, insentif kajian, hingga perbaikan sarana. Ia menambahkan, pengurus tidak pernah terlibat dalam proyek pembangunan, termasuk pembangunan MCK yang pengerjaannya dilakukan pihak ketiga sesuai anggaran yang tersedia.

Suhada mengajak semua pihak untuk bersama-sama memakmurkan Masjid Agung As-Shalihin. “Masjid ini bukan milik golongan tertentu. Jangan mengaitkan pengurus dengan isu SARA. Siapapun berhak beribadah dan menjadi pengurus disana. NU, Muhammadiyah, Alwashliyah, Persis, Jamaah Tabligh, atau kelompok lainnya hanyalah washilah. Tujuannya sama, yakni mencari ridha Allah SWT,” terang ustaz Suhada.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan