Penunjukan Plt Kepala Sekolah di Gayo Lues Tuai Kritik, Kadisdik Bantah Ada Diskriminasi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 18:28 WIB

504,519 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pendidikan Gayo Lues, Fhoto|cut|Google

Dinas Pendidikan Gayo Lues, Fhoto|cut|Google

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Polemik muncul di kalangan tenaga pendidik setelah sejumlah guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, meski di sekolah yang sama terdapat guru berstatus PNS yang memenuhi syarat untuk jabatan tersebut.

Secara hukum, penunjukan guru P3K menjadi Plt Kepala Sekolah sah dilakukan selama ada Surat Keputusan dari pejabat berwenang, seperti Bupati atau Kepala Dinas Pendidikan. Hal itu sesuai dengan ketentuan dalam PP No 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK dan Permendikdasmen No 07 Tahun 2025 mengenai penugasan guru sebagai kepala sekolah.

Namun, penunjukan tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak yang menilai adanya kesan diskriminasi terhadap guru PNS yang memiliki jenjang karir lebih jelas.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukan soal sah atau tidak sah, tapi rasa keadilan bagi guru yang berstatus PNS seakan diabaikan. Mereka punya jalur karir yang jelas, tapi justru di sekolah tertentu tidak diberdayakan,” ujar pemerhati kebijakan pendidikan, Jack Gayo, Kamis (25/9/2025).

Plt Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Salid, ketika dikonfirmasi melalui sambungan seluler membantah adanya praktik diskriminasi. Ia mengatakan, penunjukan tersebut didasarkan pada hasil penilaian terhadap tenaga pendidik yang dianggap cakap dan layak.

“Tidak ada diskriminasi. Ini murni hasil penilaian. Jika yang ditunjuk tidak mampu menunjukkan kinerja dengan baik, maka dalam enam bulan ke depan akan dievaluasi,” kata Salid.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan