Riduan Gerindra Ingatkan Potensi Gagal Bayar, Kritik Kebijakan Tak Pro Rakyat

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 16:25 WIB

502,111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Anggota DPRK Gayo Lues dari Partai Gerindra, Riduansyah, mengingatkan potensi gagal bayar dalam APBK Perubahan 2025 jika Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak terealisasi sesuai target. Hal itu disampaikannya dalam pandangan umum fraksi pada masa sidang III APBK-P, Senin (29/9/2025).

Menurut Riduan, lebih kurang pendapatan daerah hanya tercatat Rp 872 miliar dan mengalami pemotongan sekitar Rp 80 miliar akibat efisiensi. Dari jumlah tersebut, belanja pegawai sudah terserap Rp313 miliar, dan itu belum termasuk tambahan gaji untuk tenaga P3K.

“Jumlah PAD yang kita sahkan kemarin sudah kita belanjakan, tapi realisasi hari ini baru 47 persen. Jika sampai batas waktu tidak tercapai, saya yakin akan terjadi gagal bayar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Riduan juga mengkritik besarnya alokasi hibah untuk kegiatan olahraga di tengah kondisi fiskal yang sulit. “Rakyat kita sedang kelaparan, rakyat butuh kehidupan. Saya bukan menolak olahraga, tetapi alangkah lebih baik dana hibah ini digelontorkan untuk masyarakat,” tegasnya.

Selain isu anggaran, ia juga menyoroti kelangkaan pupuk, keterlambatan penerbitan SK P3K, serta kerusakan jalan akibat kendaraan bertonase tinggi di wilayah Pantan Cuaca. “Tadi pagi ada 15 orang P3K datang ke rumah saya menanyakan kapan SK mereka diterbitkan,” ungkapnya.

Ia juga meminta pemerintah daerah mencari solusi permanen bagi bencana longsor yang rutin melanda kawasan Dabun Gelang dan Badak Uken.

“Jangan setiap tahun dana hanya habis untuk penanganan darurat, perlu strategi teknis agar masalah ini selesai,” kata Riduan.

Menurutnya, kritik yang ia sampaikan merupakan bagian dari tugas dewan untuk berpihak kepada rakyat. “Ini bukan soal keras atau tidak, tapi itulah amanah kami sebagai anggota DPR, sebagaimana arahan Ketua Umum Partai Gerindra yang juga Presiden RI,” tegasnya kepada insetgalusnews.


BOX INFO | Sorotan Riduansyah dari Partai Gerindra dalam Sidang APBK-P 2025 Gayo Lues.
Pendapatan daerah; Rp872 miliar, dipotong efisiensi Rp80 miliar.
Belanja pegawai; Rp313 miliar, belum termasuk tambahan gaji P3K.
Realisasi PAD; baru 47 persen, rawan gagal bayar jika target tidak tercapai.
Hibah olahraga; dinilai tidak tepat prioritas, rakyat lebih butuh bantuan langsung.
Pupuk subsidi; langka, dewan minta pemerintah turun langsung ke lapangan.
P3K; keluhan 15 orang yang lulus tapi belum menerima SK.
Jalan rusak; akibat tonase berlebih di Pantan Cuaca.
Longsor Dabun Gelang-Badak Uken; minta solusi permanen agar dana tidak terus terserap tiap tahun.
Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan