Gayo Lues Kembali Gagal Tembus 10 Besar MTQ Aceh, Pembinaan Qari Dinilai Mandek

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 17:46 WIB

50924 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kabupaten Gayo Lues kembali gagal menembus sepuluh besar pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Aceh yang digelar di Kabupaten Pidie Jaya.

Acara yang resmi ditutup, Jumat malam (7/11/2025) itu menempatkan Gayo Lues di posisi bawah dalam klasemen akhir perolehan nilai. Hasil tersebut memperpanjang tren serupa dari beberapa pelaksanaan MTQ Aceh sebelumnya.

Sejumlah kalangan menilai capaian ini menjadi sinyal kuat bagi Pemerintah Kabupaten Gayo Lues untuk segera mengevaluasi sistem pembinaan qari dan qariah di daerah. Minimnya regenerasi serta lemahnya pembinaan berjenjang disebut menjadi penyebab utama stagnasi prestasi Gayo Lues di ajang tilawatil Qur’an tingkat provinsi.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah saatnya pembinaan dilakukan serius dan berkelanjutan, dimulai dari tingkat kampung, kecamatan, hingga ke kabupaten. Potensi itu ada, tapi tidak digarap optimal,” ujar salah satu pemerhati pendidikan Islam di Blangkejeren, Sabtu (8/11/2025).

Bagi Gayo Lues, hasil MTQ tahun ini diharapkan menjadi momentum refleksi bagi lembaga pendidikan Islam, Kementerian Agama, dan Pemerintah Daerah untuk memperkuat kembali pembinaan tilawatil Qur’an dari akar rumput. Daerah yang dikenal religius dan dijuluki negeri seribu hafiz ini diyakini mampu bangkit jika dikelola dengan manajemen pembinaan yang terarah dan konsisten.

Berdasarkan data panitia pelaksana, Aceh Besar berhasil keluar sebagai juara umum dengan total 379 poin, disusul Banda Aceh dengan 344 poin, dan Pidie Jaya di posisi ketiga dengan 262 poin.

Sementara itu, tiga kabupaten dari kawasan tengah Aceh, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues, sama-sama gagal menembus sepuluh besar peserta terbaik.

Hingga berita ini diterbitkan, insetgalusnews telah mencoba menghubungi instansi terkait untuk meminta tanggapan resmi terkait hasil tersebut, namun belum mendapatkan respons.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan