Kasus Pencabulan Anak. Bupati Gayo Lues “Berikan Hukuman Maksimal untuk Pelaku”

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 21 November 2025 - 16:09 WIB

502,115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gayo Lues Suhaidi, Kecam Pelaku Pencabulan |doc|cut Google|Vid-Me-Ber|

Bupati Gayo Lues Suhaidi, Kecam Pelaku Pencabulan |doc|cut Google|Vid-Me-Ber|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Bupati Gayo Lues, Suhadi SPd MAP, menegaskan komitmennya melindungi anak-anak dengan meminta aparat penegak hukum menjatuhkan hukuman maksimal kepada pelaku pencabulan anak di Kecamatan Dabun Gelang. Kasus yang menggemparkan warga tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Bupati menyampaikan tindakan bejat tersebut bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga perilaku yang sangat tercela dari sisi moral, sosial, dan agama. Ia menegaskan dalam ajaran agama, terutama Islam yang dianut mayoritas masyarakat Gayo Lues, perbuatan seperti itu merupakan dosa besar dan bertentangan dengan nilai kemanusiaan.

“Perbuatan itu sangat biadab dan tidak manusiawi. Kita minta aparat penegak hukum memberikan ganjaran hukuman seberat-beratnya agar menjadi efek jera bagi siapa pun yang melakukan tindakan tidak berperikemanusiaan seperti itu,” ujar Bupati dalam keterangannya kepada kru-insetgalusnews, Jumat (21/11/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, kasus pencabulan terhadap anak merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda Gayo Lues. Pemerintah daerah, kata Bupati, tidak akan mentolerir perilaku yang merusak martabat dan masa depan anak-anak.

Bupati juga mendorong seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, pendidik, dan keluarga, untuk lebih aktif melakukan pengawasan serta memberikan edukasi kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga diri dan melaporkan setiap bentuk kekerasan yang dialami.

“Kita semua harus terlibat dalam menjaga dan melindungi anak-anak. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita jaga bersama,” tambah Bupati.

Pemerintah daerah menyatakan akan mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan dan berharap pelaku dijatuhi hukuman seberat beratnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dengan penanganan hukum yang tegas, diharapkan kejadian serupa tidak terulang dan menjadi peringatan bagi pelaku lainnya.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Mahasiswa UNY Dukung Regenerasi Petani, Salurkan Bibit Kopi ke Sekolah
Metode “Cangkol Tanam” Dinilai Permudah Petani Mulai Budidaya Kopi di Gayo Lues
Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Gayo Lues, Sejumlah Desa Terdampak
Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan
Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam
Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama
Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan