Hari Ke-9 Bencana Hidrometeorologi, Gayo Lues Terancam Chaos

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 09:18 WIB

50677 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan dua jalur Provinsi sunyi sepi, Kamis (4/12/2025)

Jalan dua jalur Provinsi sunyi sepi, Kamis (4/12/2025)

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Memasuki hari kesembilan pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Gayo Lues, situasi di daerah itu semakin mengkhawatirkan.

Akses keluar masuk wilayah masih belum dapat ditembus, menyebabkan distribusi bahan bakar minyak jenis pertalite dan solar terhenti total. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat lumpuh dan sejumlah kawasan tampak seperti kota mati.

Selain ketiadaan BBM, jaringan telekomunikasi di seluruh wilayah Gayo Lues juga masih tidak berfungsi. Warga kesulitan melakukan komunikasi, termasuk untuk kebutuhan darurat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga hari kesembilan, bantuan dari Pemerintah Aceh baru berupa 5 ton beras dari cadangan pangan provinsi. Sementara itu, TNI telah menyalurkan bantuan makanan siap saji menggunakan helikopter Caracal ke sejumlah lokasi yang masih terisolir.

Warga Gayo Lues menyampaikan harapan agar pemerintah pusat dan pemerintah provinsi meningkatkan intensitas penyaluran bantuan. Mereka menyebut bencana yang terjadi kali ini jauh lebih berat dibanding peristiwa besar lainnya.

Masyarakat juga meminta perusahaan BUMN seperti Telkomsel dan Pertamina segera menetapkan langkah tanggap darurat untuk memulihkan layanan telekomunikasi dan pasokan energi.

Sejumlah tokoh masyarakat mengkhawatirkan situasi dapat berkembang menjadi chaos apabila penanganan tidak segera dilakukan secara maksimal.

Informasi ini disampaikan melalui sambungan telepon satelit.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan