ACEH TAMIANG | insetgalusnews.com | Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, menargetkan seluruh pembangunan hunian tetap bagi penyintas bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat selesai pada akhir 2027.
Target tersebut disampaikan Suharyanto saat meninjau progres pembangunan hunian tetap bagi korban banjir di Aceh. Ia menyebut pembangunan terus mengalami kemajuan dan akan dipercepat agar seluruh unit dapat diselesaikan sesuai jadwal.
“Huntapnya sudah semakin maju. Yang sudah dibangun ada 340, yang sudah jadi ada 100 lebih. Nah, ini supaya targetnya akhir tahun 2027 semua huntap di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat ini betul-betul bisa jadi,” ujar Suharyanto dalam tayangan Newsline Metro TV, Rabu (24/6/2026).
Selain mengejar target penyelesaian, BNPB juga mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp20 juta untuk setiap unit hunian. Tambahan anggaran tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas bangunan agar lebih layak dan nyaman dihuni masyarakat.
Dana tambahan akan digunakan untuk penyempurnaan sejumlah fasilitas rumah, antara lain pemasangan keramik, perluasan teras, peningkatan kualitas dinding dan lisplang, serta perbaikan kamar mandi dan toilet.
Menurut Suharyanto, peningkatan kualitas bangunan menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah dalam memastikan hunian yang diterima para penyintas tidak hanya memenuhi standar kelayakan, tetapi juga memberikan kenyamanan untuk ditempati dalam jangka panjang.
“Ini nilainya Rp60 juta jadi, ada beberapa kekurangan dan kelemahan yang sudah dikoreksi. Pihak ketiganya sudah kita datangkan dan nanti secara perlahan akan kita perbaiki,” katanya.
BNPB berharap percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas huntap dapat mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
insetgalusnews | sumber: Newsline Metro TV


































