Banjir Terjang Gayo Lues, 90% Sawah Rerebe–Badak Terancam Gagal Panen, Jembatan 1990-an Aih Bobo Hampir Ambruk

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 14:05 WIB

50365 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan kampung Rigeb-Aih Bobo, dan sebagian kampung yang terendam air yang meluap, Rabu (26/11) |doc|insetgalus|

Jembatan kampung Rigeb-Aih Bobo, dan sebagian kampung yang terendam air yang meluap, Rabu (26/11) |doc|insetgalus|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Areal persawahan di Kampung Rerebe, Rigeb dan Kampung Badak, Kabupaten Gayo Lues, terendam banjir akibat luapan air Sungai Aih Bobo yang membelah kampung tersebut.

Berdasarkan pantauan insetgalusnews.com, Rabu (26/11/2025), debit air sungai meningkat drastis dan meluap hingga ke area persawahan warga. Banjir yang terus menggenangi sawah diperkirakan menyebabkan sekitar 90 persen lahan pertanian di dua kampung tersebut terancam gagal panen pada musim tanam tahun ini.

Selain merendam sawah, luapan air juga telah menggenangi sebagian kampung Rigeb, dan mengancam infrastruktur jembatan di Kampung tersebut. Air sungai dilaporkan sudah hampir menyentuh permukaan jembatan, bahkan hampir mencapai ketinggian badan jembatan. Jembatan yang dibangun pada era 1990-an itu kini terancam ambruk akibat tekanan arus dan volume air yang semakin besar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga di tiga kampung berharap adanya langkah cepat dari pihak terkait, mengingat kondisi ini tidak hanya mengancam ekonomi pertanian, tetapi juga keselamatan akses transportasi antarwilayah.

Hingga berita ini diterbitkan, banjir masih menggenangi area persawahan dan arus sungai belum menunjukkan penurunan signifikan.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga
Rekonstruksi Kasus Curat Dokter di Gayo Lues, Tersangka Peragakan 25 Adegan
Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 
Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Gayo Lues Imbau Warga Siaga Bencana Hidrometeorologi
Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar
Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues
Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam
BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan