GAYO LUES | insetgalusnews.com | Bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Gayo Lues, Aceh, menimbulkan dampak luas di 11 kecamatan.
Berdasarkan laporan sementara yang dihimpun hingga 1 Desember 2025, sedikitnya empat orang dilaporkan meninggal dunia dan satu warga masih dalam pencarian.
Sebanyak 111.007 jiwa terdampak, dengan 14.850 jiwa atau 3.857 KK mengungsi ke berbagai titik aman. Kerusakan infrastruktur juga tercatat parah dan mengganggu layanan dasar di banyak wilayah.
Sedikitnya 2.282 unit rumah rusak berat, tujuh ruas jalan putus total, serta 41 jembatan putus atau mengalami kerusakan berat. Tercatat pula enam unit sekolah, lima rumah ibadah, dan satu Puskesmas mengalami kerusakan.
Akses ke tujuh kecamatan masih terisolasi akibat ruas jalan yang terputus. Kerusakan juga melumpuhkan jaringan listrik di seluruh 11 kecamatan dan memutus akses internet di seluruh wilayah terdampak.
Di sektor air bersih, dua unit PDAM rusak berat serta 60 jaringan air bersih perdesaan tidak dapat difungsikan. Untuk irigasi pertanian, 50 unit jaringan irigasi dilaporkan rusak berat sehingga tidak dapat mengaliri lahan sawah.
Pemerintah Kabupaten Gayo Lues saat ini terus melakukan penanganan darurat serta berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna percepatan bantuan.
Masyarakat Gayo Lues turut menyampaikan harapan agar Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dapat hadir meninjau langsung kondisi bencana di daerah tersebut.
Berita ini dibuat melalui telepon satelit, dan data dapat berubah sewaktu waktu sesuai kondisi lapangan.
Redaksi | insetgalusnews


































