Bener Meriah kuasai lintasan, Ribuan penonton padati final pacuan kuda tradisional Gayo Lues

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 15:12 WIB

50997 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengunjung padati stadion Buntul Nege-Blangsre, Final Pacuan Kuda tradisional Gayo Lues, Minggu (24/10/2025)

Pengunjung padati stadion Buntul Nege-Blangsre, Final Pacuan Kuda tradisional Gayo Lues, Minggu (24/10/2025)

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Hari terakhir lomba pacuan kuda tradisional di Kabupaten Gayo Lues dipadati ribuan pengunjung. Antusiasme masyarakat semakin meningkat sejak memasuki babak semifinal hingga final perlombaan.

Terpantau di lokasi kegiatan, Minggu (26/10/2025), tribun penonton penuh sesak, bahkan jalur dua Buntul Nege juga macet akibat banyaknya pengunjung yang datang untuk menyaksikan ajang bergengsi tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagian penonton tidak hanya berasal dari Gayo Lues, tetapi juga datang dari Kabupaten Aceh Tenggara serta beberapa kabupaten lainnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada babak penyisihan, kuda pacu yang lolos didominasi oleh kuda dari Kabupaten Bener Meriah 25 ekor, Aceh Tengah 19 ekor dan Gayo Lues 14 ekor.

Sebelumnya Gayo Lues menurunkan 30 ekor kuda pacu yang terbagi dalam beberapa kelas dan sebagian berhasil tembus kebabak penyisihan dan final yang menunjukkan persaingan ketat antar kuda pacu dalam ajang tradisional ini.

Pacuan kuda tradisional menjadi salah satu event kebanggaan masyarakat Gayo Lues yang setiap tahunnya menyedot perhatian penonton dari berbagai wilayah, terutama pada hari penentuan juara.

Redaksi | insetgalusnew | Hingga berita ini diterbitkan perlombaan Final sedang berlangsung.

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan