GAYO LUES | insetgalusnews.com | Sejumlah mahasiswa bersama elemen masyarakat di Kabupaten Gayo Lues akan menyampaikan delapan poin tuntutan aksi terkait arah pembangunan daerah yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada rakyat.
Dalam rilis yang diterima insetgalusnews, Minggu (24/8/2025), mahasiswa menekankan pentingnya transparansi, pemerataan pembangunan, serta penghentian gaya hidup mewah pejabat.
Adapun delapan tuntutan yang disuarakan meliputi:
1. Efisiensi Anggaran – Menghentikan pengadaan barang/jasa mewah seperti pengadaan mobil dinas serta memastikan transparansi anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
2. Percepatan Pertumbuhan Ekonomi – Penyusunan roadmap percepatan ekonomi dengan target pertumbuhan minimal 4 persen, pembentukan tim pengawasan harga kebutuhan pokok, serta optimalisasi sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata.
3. Pendidikan & Kesejahteraan Guru – Transparansi distribusi beasiswa, peningkatan kesejahteraan guru, fasilitasi pelatihan berkelanjutan, serta perbaikan fasilitas sekolah di daerah terpencil.
4. Kesehatan & Penurunan Stunting – Pelaksanaan Gerakan Anti Stunting berbasis kampung, penambahan tenaga dokter spesialis, serta peningkatan peralatan medis RSUD.
5. Investasi & Tambang Ilegal – Penegakan aturan investasi yang ramah lingkungan, penghentian praktik tambang ilegal, serta ketegasan terhadap perusahaan perusahaan bermasalah.
6. Pemerataan Pembangunan – Prioritas pembangunan jalan, listrik, dan air bersih di Lesten, Remukut, Tetingi, serta wilayah terpencil lainnya.
7. Isu Sosial – Penyelesaian konflik masyarakat di Putri Betung dan Tungel Baru melalui dialog dan kebijakan yang adil.
8. Integritas Politik & Tata Kelola Pemerintahan – Publikasi capaian RPJMD secara transparan setiap tahun, realisasi janji politik yang terukur, serta peningkatan akuntabilitas pejabat publik.
“Rakyat Gayo Lues tidak membutuhkan simbol kemewahan pejabat, melainkan pembangunan nyata yang merata, adil, dan berkelanjutan,” demikian penegasan mahasiswa dalam pernyataan sikapnya.
Catatan Redaksi: Berita ini ditulis berdasarkan rilis resmi mahasiswa peserta aksi. Redaksi insetgalusnews.com membuka ruang klarifikasi atau tanggapan dari pihak terkait sesuai UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik.


































