Buntut Efisiensi Anggaran, Sejumlah Program OPD Gayo Lues Tidak Terealisasi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 5 Juni 2025 - 15:58 WIB

50993 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Sejumlah program dan kegiatan yang direncanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Gayo Lues tidak dapat direalisasikan pada tahun ini. Hal tersebut disebabkan oleh adanya kebijakan efisiensi anggaran yang diintruksikan oleh pemerintah pusat.

Menurut sumber media ini, efisiensi dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas keuangan pemerintah pusat di tengah dinamika fiskal yang terus berubah. Namun, dampaknya cukup signifikan terhadap pelaksanaan berbagai program kerja OPD yang sebelumnya telah disusun dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

Beberapa pihak menyayangkan intruksi ini karena berpotensi menghambat pencapaian target pembangunan daerah serta pelayanan publik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Daerah Kabupaten Gayo Lues, H Jata, Kamis (5/6/2025) kepada kru-Insetgalusnews.com mengatakan melalui selulernya tidak tahu secara pasti jumlah persentase pengurangan dari jumlah anggaran sebelumnya.

Namun ia menyatakan, untuk mensiasati permasalahan ini pemerintah daerah telah mengambil beberapa langkah yang dianggap relevan dengan menyesuaikan belanja operasional dan meningkatkan efektivitas penggunaan dana agar tidak mengganggu program prioritas daerah.

Namun sayang hingga berita ini diterbitkan kru-insetgalusnews.com belum berhasil mendapat angka resmi dari kepala BPKK Gayo Lues sebelum dan sesudah pengurangan anggaran.

Sementara menurut catatan media ini, pengurangan anggaran APBK Gayo Lues lebih kurang sebesar Rp 99 milyar dari jumlah anggaran sebelumnya Rp 872 milyar lebih. Sumber pemotongan terbesar meliputi dana alokasi umum (DAU SG) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Saat ini APBK 2025 Gayo Lues berkisar diangka 772 milyar lebih setelah pengurangan.

Redaksi | insetgalusnews |

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Senin, 15 Juni 2026 - 09:30 WIB

Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan