Diskusi Gagal, Warga Pantan Cuaca Kembali Tegaskan Tolak Tambang

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 24 Agustus 2025 - 20:34 WIB

502,434 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok petani kopi yang tergabung dalam Barisan Tolak Tambang menolak keberadaan tambang di Pantan Cuaca, Gayo Lues. Mereka menegaskan sikap demi menjaga lingkungan dan ruang hidup masyarakat, meski forum bersama PT GMR sempat digelar

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Warga kelompok petani kopi yang tergabung dalam Barisan Tolak Tambang kembali menegaskan penolakan terhadap rencana aktivitas tambang di wilayah Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, Minggu (24/8/2025).

Sikap tersebut mereka sampaikan dalam forum ramah tamah dan diskusi yang digelar PT Gayo Mineral Resources (GMR) bersama masyarakat usai kegiatan jalan santai dan pembagian doorprize dalam rangka merayakan HUT RI Ke-80.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator 2 Base 2 Gayo Rimba Bersatu, Baihaqi, dalam pernyataannya menegaskan penolakan didasarkan pada upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mempertahankan ruang hidup masyarakat yang selama ini bergantung pada pertanian dan perkebunan.

“Kami berhak memperjuangkan pilihan untuk menjaga lingkungan tetap asri tanpa ancaman kerusakan akibat aktivitas tambang. Mungkin dampaknya belum terasa hari ini, tetapi ketika perusahaan melakukan eksploitasi, kerusakan itu tidak bisa dipungkiri. Jika bukan sekarang, 20 hingga 30 tahun mendatang dampaknya akan nyata dirasakan. Perjuangan ini juga kami lakukan demi generasi mendatang di Pantan Cuaca,” ujar Baihaqi dalam siaran pers yang diterima insetgalusnews.com.

Ia juga menyayangkan ketidakhadiran unsur muspika maupun perwakilan pemerintah daerah dalam acara tersebut, yang menurutnya membuat aspirasi masyarakat tidak tersampaikan langsung kepada pihak berwenang.

Meski pihak PT GMR meminta agar diskusi tetap dilanjutkan, perwakilan Barisan Tolak Tambang menolak dengan alasan tidak adanya penengah dari pemerintah.

Sebelumnya, Acara yang dijadwalkan berlangsung pukul 10.30 WIB itu sempat diundur ke pukul 13.00 WIB. Namun, saat Barisan Tolak Tambang tiba di lokasi sekitar pukul 13.40 WIB, panitia masih melakukan persiapan dan area masih dipenuhi sisa sampah acara sebelumnya.

Warga menilai forum diskusi tidak dihadiri langsung oleh perwakilan Muspika maupun pemerintah daerah. Karena itu, mereka memutuskan untuk tidak mengikuti jalannya diskusi, melainkan menyampaikan pernyataan sikap terbuka.

Meski demikian, mereka menegaskan penolakan tersebut dilakukan secara damai. “Kami tidak anarkis dan tidak mengganggu kegiatan perusahaan. Kami hanya menyampaikan sikap menolak tambang sesuai hak kami sebagai warga,” tutup Baihaqi.

Namun sayang hingga berita ini diterbitkan insetgalusnews belum berhasil menghubungi pihak tetkait.


Redaksi | Insetgalusnews | membuka ruang klarifikasi dan hak jawab dari pihak yang disebut sesuai kode etik jurnalistik.

Berita Terkait

Hujan Deras Picu Air Meluap, Kendaraan Roda Enam Terguling di Aih Bobo
AML Nilai MBG Lebih Tepat Dikelola Melalui Dapur SPPG
Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Kampung Lokop Baru Gayo Lues
Dari Gayo Lues ke Jakarta, Bupati Suhaidi Perjuangkan 7 Jembatan dan Jalan Lesten
Tegang di Dukuh Atas, 1.814 Mahasiswa Suarakan Delapan Tuntutan kepada Pemerintah
Muhammadiyah Gayo Lues Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Jagong Jeget
Satu Tewas dalam Bentrokan Antar Kelompok di Menteng, Delapan Orang Diamankan Polisi
Jelang Kongres II PNA, Irwandi Yusuf Nyatakan Siap Pimpin Kembali Partai

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:58 WIB

AML Nilai MBG Lebih Tepat Dikelola Melalui Dapur SPPG

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Kebakaran Hanguskan 11 Rumah di Kampung Lokop Baru Gayo Lues

Senin, 24 Agustus 2026 - 23:50 WIB

Dari Gayo Lues ke Jakarta, Bupati Suhaidi Perjuangkan 7 Jembatan dan Jalan Lesten

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:45 WIB

Tegang di Dukuh Atas, 1.814 Mahasiswa Suarakan Delapan Tuntutan kepada Pemerintah

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:36 WIB

Muhammadiyah Gayo Lues Galang Dana untuk Korban Kebakaran di Jagong Jeget

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:16 WIB

Satu Tewas dalam Bentrokan Antar Kelompok di Menteng, Delapan Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:52 WIB

Jelang Kongres II PNA, Irwandi Yusuf Nyatakan Siap Pimpin Kembali Partai

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:05 WIB

Di Balik Konten yang Menuai Kecaman, Ada Penyesalan; Dea Arranoya Memilih Meminta Maaf ke Publik

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan