GAYO LUES | insetgalusnews.com | Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Gayo Lues, Fahmi Sahab, S.Pd., M.Pd., menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Aceh Syariah yang ke-52.
Dalam momen bersejarah ini, ia menaruh harapan besar agar Bank Aceh terus berkontribusi aktif dalam mendukung pembangunan ekonomi di daerah, khususnya di Kabupaten Gayo Lues.
“Atas nama pribadi dan lembaga DPRK Gayo Lues, saya mengucapkan selamat Dirgahayu ke-52 untuk Bank Aceh. Semoga Bank Aceh senantiasa tumbuh menjadi lembaga keuangan yang profesional, amanah, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat, khususnya masyarakat pedesaan,” ujar Fahmi Sahab, Senin (5/8/2025).
Fahmi menilai, selama lebih dari lima dekade, Bank Aceh telah menunjukkan komitmen dalam mendukung pembangunan daerah di Aceh. Namun demikian, ia mendorong agar ke depan peran strategis Bank Aceh bisa semakin ditingkatkan, tidak hanya sebagai lembaga perbankan konvensional, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, terutama di kabupaten-kabupaten tertinggal seperti Gayo Lues.
Ia menekankan pentingnya Bank Aceh untuk memperluas jangkauan pembiayaan mikro, terutama melalui skema syariah yang selama ini telah dikenal masyarakat, seperti Murabahah dan Musyarakah. Program Pembiayaan Mikro Bank Aceh (PMBA iB) dinilainya menjadi salah satu instrumen penting yang harus lebih dioptimalkan.
Fahmi juga berharap agar Bank Aceh terus hadir dengan pendekatan yang lebih inklusif, menjangkau pelaku usaha di wilayah-wilayah terpencil.
Menurutnya, dengan proses yang mudah dan pendampingan yang berkelanjutan, program pembiayaan mikro ini akan menjadi solusi nyata dalam mengangkat ekonomi masyarakat dari bawah.
“Dengan penguatan di sektor UMKM dan petani lokal, kita optimis ekonomi Gayo Lues akan semakin stabil dan mandiri. Kami di DPRK tentu akan mendukung penuh upaya-upaya yang berpihak pada rakyat kecil,” tegas Fahmi.
Sebagai salah satu daerah dengan potensi alam yang melimpah namun masih menghadapi tantangan dalam akses permodalan, Fahmi meyakini kehadiran Bank Aceh sebagai bank daerah milik rakyat Aceh sangat krusial dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan dunia perbankan.
“Dirgahayu Bank Aceh yang ke-52, semoga tetap menjadi garda terdepan dalam melayani masyarakat dan menjadi mitra strategis dalam mewujudkan Aceh dan Gayo Lues yang lebih sejahtera dan berdaya saing,” akhir Fahmi.
REDAKSI | insetgalusnews |


































