GAYO LUES | insetgalusnews.com | Harga minyak sereh wangi di Kabupaten Gayo Lues mengalami kenaikan sebesar Rp30 ribu per kilogram menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kenaikan harga ini turut mendorong peningkatan penjualan meski petani menghadapi kendala produksi akibat musim penghujan.
Salah satu pembeli minyak sereh wangi, UD Athallah yang berlokasi di Raklunung, saat ini membeli minyak sereh wangi dari masyarakat dengan harga Rp345 ribu per kilogram. Harga tersebut naik dari bulan sebelumnya yang berada di angka Rp315 ribu per kilogram.
Dapi, perwakilan UD Athallah, mengatakan pihaknya membeli minyak sereh wangi dari masyarakat tanpa menetapkan target pengiriman bulanan. Produk yang terkumpul di gudang kemudian dikirim ke pengepul yang lebih besar di Medan setelah stok dinilai mencukupi.
“Kami tidak menargetkan jumlah tertentu setiap bulan. Kami membeli sebanyak mungkin dari masyarakat. Jika stok di gudang sudah banyak, baru kami kirim ke Medan,” ujar Dapi, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, permintaan minyak sereh wangi cenderung meningkat menjelang Lebaran. Kondisi ini berdampak positif terhadap penjualan di tingkat petani maupun pengepul.
Meski demikian, para petani mengaku proses penyulingan pada musim penghujan seperti saat ini cukup terkendala. Kayu bakar yang digunakan untuk proses penyulingan sering dalam kondisi basah sehingga menyulitkan produksi.
Minyak sereh wangi menjadi salah satu komoditas andalan masyarakat Gayo Lues. Hasil penjualan minyak tersebut umumnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri seperti pembelian pakaian dan kebutuhan lainnya.
Insetgalusnews | Noviel Wijayandi


































