Off-Road Lerex 2025: Pacu Adrenalin, Genjot Ekonomi Lokal

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 14 Agustus 2025 - 21:10 WIB

501,484 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deru mesin menyapa rimba, lumpur menari di roda petualang. Kabut tipis memeluk bukit, sungai berbisik di sela bebatuan. Di sini, adrenalin berpacu, dan hati pulang membawa cerita, tentang hutan yang menjaga rahasia, serta tanah yang menghidupi warganya

“LEREX ! Gas Dijalur Hangat Di warga”

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Roda mobil menderu, memecah genangan lumpur yang memercik hingga ke kaca.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di depan, jalur tanah berliku menembus rimbun hutan hujan, diapit tebing hijau menjulang dan lembah yang dibungkus kabut tipis. Dari kejauhan, terdengar gemuruh sungai yang mengalir deras, menambah sensasi liar di jantung Lembah Leuser.

Bagi para peserta Leuser Rainforest Explorer (Lerex) 2025, inilah surga bagi pencinta petualangan. Udara segar yang menusuk dada, aroma tanah basah, dan kilauan embun di pucuk dedaunan menjadi teman perjalanan, berpadu dengan tantangan medan yang siap menguji keterampilan dan nyali.

“Lerex ini bukan hanya promosi keindahan alam Gayo Lues, tapi juga membawa efek berlipat untuk perekonomian masyarakat,” ujar Ketua Panitia Lerex 2025, Denan Tepanyang, Kamis (14/8/2025).

Menurut Denan, ratusan peserta dari berbagai daerah tak hanya datang untuk memacu adrenalin, tetapi juga menghidupkan denyut ekonomi lokal. Mereka membutuhkan logistik, akomodasi, konsumsi, hingga oleh-oleh khas daerah.

“Bayangkan saja, satu peserta bisa meninggalkan uang sedikitnya Rp2 juta selama kegiatan berlangsung. Kalau ada 300 peserta dari luar daerah, potensi perputaran uangnya bisa lebih dari Rp600 juta” ungkapnya.

Pendapatan itu mengalir langsung ke kantong warga, pemilik penginapan, warung makan, penyedia bahan makanan, jasa bengkel, hingga pelaku UMKM yang menjajakan kerajinan tangan dan kuliner khas.

Denan Tepanyang berharap Lerex bisa menjadi contoh bagaimana sebuah event komunitas mampu memberi dampak besar secara ekonomi dan sosial masyarakat.

Lerex 2025 bukan hanya tentang menaklukkan jalur ekstrem, tetapi juga tentang merayakan keindahan Lembah Leuser-tempat di mana rimba raya, sungai jernih, udara bebas, dan keramahan warga berpadu menjadi satu pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap pengunjung.

Dan bagi siapa pun yang belum pernah menjejakkan kaki di Gayo Lues, Lerex hanyalah satu dari sekian banyak alasan untuk datang. Sebab di sini, alam tak hanya memanjakan mata, tetapi juga menyapa dengan hangat, mengajak setiap pengunjung untuk pulang membawa cerita, dan selalu ingin kembali.

📌 Box Info: Lerex 2025

📅 Jadwal: 28–31 Agustus 2025

📍 Start & Finish: Lapangan Seribu Bukit, Blangkejeren – Gayo Lues

🛣️ Rute: Jalur Off-Road melintasi hutan, sungai, dan perbukitan di lembah Leuser.

👥 Peserta: Klub off-road dari Aceh, Sumatera Utara, dan provinsi lain

💡 Tips Mengikuti:

Pastikan kendaraan dalam kondisi prima (ban, suspensi, dan mesin)

Siapkan peralatan keselamatan: helm, sarung tangan, sepatu boot

Bawa perlengkapan cadangan: ban serep, tali derek, dan pompa portable

Jangan lupa kamera atau action cam untuk mengabadikan momen

Nikmati perjalanan dan hargai alam, jangan tinggalkan sampah di jalur

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

EPISODE 4 (TAMAT) SERIAL FEATURE EDWAR CANTO; Pada akhirnya, setiap perjalanan akan bermuara pada satu tujuan “pulang”.
SERIAL FEATURE EDWAR CANTO; Kembali ke Gayo Lues, Mengabdi Tanpa Henti
SERIAL FEATURE “EDWAR CANTO” Di Antara Dentuman Senjata dan Mimpi Menjadi Peneliti
SERIAL FEATURE “EDWAR CANTO” Dari Pedalaman Pining Menuju Pentas Pengabdian Nasional
Meniti Jalan Dakwah dan Pengabdian, Secuil Kisah Ustad Amsyarullah di Negeri Seribu Bukit
Mengenal Lebih Dekat Sosok Inspiratif Doktor Sartika Mayasari
Menapaki Jejak Pengabdian Bung Khairuddin, dari Ruang Kelas hingga Kursi Ketua KIP Gayo Lues
Mudik yang Tertunda, Drama di Balik Terungkapnya Pembunuhan di Hari Fitri 1447H

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:57 WIB

Sungai Tripe Meluap, Dua Akses Penghubung Kecamatan di Gayo Lues Tak Bisa Dilalui

Minggu, 13 September 2026 - 16:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria, Sabu 1,28 Gram Disita

Kamis, 10 September 2026 - 17:31 WIB

Bank Aceh Syariah Hadir, Bantu Korban Kebakaran Desa Ulun Tanoh

Rabu, 9 September 2026 - 08:30 WIB

Kebakaran Dini Hari di Kutepanyang, 17 Rusak Berat, 3 Rusak Ringan

Jumat, 4 September 2026 - 20:12 WIB

Komisi I Apresiasi Polres Ungkap Peredaran Sabu. Ia Dorong Polisi Kejar Pemasok

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Polisi Tangkap Pria di Gele, Sabu 0,64 Gram Jadi Barang Bukti

Rabu, 2 September 2026 - 10:50 WIB

Aceh Masuk Kategori Siaga BMKG, Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengintai

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Muhammadiyah Gayo Lues Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lukup Baru

Berita Terbaru

Pimpinan Cabang Bank Aceh Syariah Gayo Lues, Mahara Miko serahkan bantuan kepada korban kebakaran Desa Ulun Tanoh yang diterima langsung oleh Pengulu setempat, Suhardinsyah, Kamis (10/9/2026)

GAYO LUES

Bank Aceh Syariah Hadir, Bantu Korban Kebakaran Desa Ulun Tanoh

Kamis, 10 Sep 2026 - 17:31 WIB

Dapur SPPG Blang Jerango yang dikelola Yayasan Bustanul Quran. SPPG tersebut telah menerapkan standar operasional prosedur, didukung peralatan pengolahan makanan serta tenaga yang menangani proses produksi.

BERITA UTAMA

AML Nilai MBG Lebih Tepat Dikelola Melalui Dapur SPPG

Kamis, 10 Sep 2026 - 15:58 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan