Pemasangan Plang Kawasan Hutan Lindung Resahkan Warga Putri Betung

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Minggu, 15 Juni 2025 - 01:21 WIB

502,432 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUTRI BETUNG | insetgalusnews.com – Pemasangan plang kawasan hutan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan di dua kampung dalam Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, menuai kegelisahan warga.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 14 Juni 2025 pukul 18.00 WIB, tepatnya di Kampung Ramung Musara dan Kampung Meloak Sepakat. Plang-plang tersebut dipasang tanpa adanya pemberitahuan atau koordinasi terlebih dahulu dengan pihak kecamatan.

Demikian disebutkan camat kecamatan Puteri Betung, Muhammad Jon Spd dalam laporan resminya kepada Bupati dan Wakil Bupati Gayo Lues, Sabtu (14/6).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporan itu disebutkan bahwa pihak kecamatan tidak diberi penjelasan apapun terkait maksud dan tujuan dari pemasangan plang tersebut.

“Pihak kecamatan belum mengetahui apa tujuan dan maksudnya ke depan, dan tanpa ada permisi atau basa-basi sedikit pun dari pihak BBTNGL maupun instansi terkait lainnya kepada kecamatan,” ujarnya dalam laporan kepada Bupati.

Disebutkan dalam laporan, pihak yang terlibat dalam pemasangan plang itu meliputi, Tim Kejaksaan Agung. Tim Kementerian Kehutanan. Tim Kementerian Pertanian. TNI. POLRI. Balai Besar TNGL. Tim Kementerian Pertahanan. Badan Informasi Geospasial (BIG) dan BPKP.

Akibatnya, warga dari dua kampung tersebut merasa resah dan mempertanyakan dampak dari penetapan kawasan hutan ini terhadap pemukiman mereka.

“Masyarakat sangat resah dengan pemasangan plang ini. Kami mohon arahan dan petunjuk selanjutnya dari bapak bupati dan wakil bupati,” tulis Muhammad Jon.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Balai Besar TNGL maupun Pemerintah Kabupaten Gayo Lues terkait maksud dan tindak lanjut dari kegiatan tersebut.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Mahasiswa UNY Dukung Regenerasi Petani, Salurkan Bibit Kopi ke Sekolah
Metode “Cangkol Tanam” Dinilai Permudah Petani Mulai Budidaya Kopi di Gayo Lues
Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi
Hujan Deras Picu Banjir dan Longsor di Gayo Lues, Sejumlah Desa Terdampak
Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan
Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam
Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama
Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Senin, 15 Juni 2026 - 09:30 WIB

Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan