Puluhan Rumah Hanyut, Warga Dusun Tetumpun Terisolasi dan Kehabisan Pangan

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 14:21 WIB

50303 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Kampung Pungke Jaya, Dusun Tetumpun, Kecamatan Putri Betung, mengalami kerusakan parah setelah dihantam arus sungai. Dari puluhan rumah yang sebelumnya berdiri, kini hanya tersisa delapan unit rumah yang masih berdiri, itupun salah satunya telah tergerus hampir separuh oleh arus sungai, Kamis (26/11/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun insetgalusnews.com, warga Dusun Tetumpun saat ini mengungsi di rumah kepala desa setempat. Informasi terkini menyebutkan para pengungsi mulai kehabisan bahan pangan. Akses menuju kecamatan, baik ke arah Aceh Tenggara maupun pusat Kabupaten Gayo Lues, tidak dapat dilintasi akibat longsor yang menutup badan jalan di puluhan titik.

Warga Dusun Tetumpun masih terisolasi dan menunggu bantuan logistik dari Pemerintah Kabupaten Gayo Lues.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, dari pusat Kabupaten Gayo Lues menuju Dusun Tetumpun dilaporkan terdapat lebih dari 70 titik longsor yang hingga kini belum dapat dilalui.

Hingga berita ini diterbitkan, Sabtu (29/11/2025), Pemerintah Kabupaten Gayo Lues bersama warga yang berhasil mencapai ibu kota kabupaten terus berupaya mengirimkan logistik dengan berjalan kaki menembus lokasi bencana.

Catatan: Informasi dari lapangan terlambat diterima karena jaringan seluler di wilayah terdampak masih terputus hingga hari ini.

Berita ini diterbitkan menggunakan jaringan satelit.

Redaksi | insetgalusnews.com

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:51 WIB

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WIB

Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan