Tanah Lempung Jadi Tantangan, Dinas Pertanian Gayo Lues Didorong Tingkatkan Pendampingan Petani Kopi

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 21:37 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanah lempung, gambar hanya pemanis |gbr|Google|

Tanah lempung, gambar hanya pemanis |gbr|Google|

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Karakteristik lahan di Kabupaten Gayo Lues yang didominasi tanah lempung dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi pengembangan komoditas kopi sebagai program unggulan daerah.

Sejumlah kalangan menilai kondisi tersebut memerlukan perhatian lebih dari pemerintah, khususnya melalui program pendampingan dan penyuluhan teknis kepada petani. Tanah lempung yang memiliki daya serap dan drainase berbeda dibanding jenis tanah lainnya berpotensi memengaruhi pertumbuhan tanaman kopi apabila tidak dikelola dengan tepat.

Pengamat pertanian daerah menyebutkan, pemahaman mengenai teknik budidaya kopi pada lahan berstruktur lempung masih perlu ditingkatkan di tingkat petani.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karakter tanah lempung membutuhkan perlakuan khusus, baik dalam pengelolaan drainase, penggunaan bahan organik, maupun pemupukan. Karena itu diperlukan pendampingan yang berkelanjutan agar petani dapat menerapkan teknik budidaya yang sesuai,” ujarnya.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah petani yang menggunakan metode budidaya konvensional tanpa menyesuaikan dengan kondisi lahan. Akibatnya, beberapa kebun kopi berisiko mengalami masalah seperti pembusukan akar akibat genangan air serta penurunan produktivitas tanaman.

Selain itu, distribusi informasi dan transfer teknologi pertanian dinilai perlu diperkuat melalui peran lapangan. Jangkauan wilayah yang luas dan kondisi geografis Gayo Lues menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program penyuluhan kepada kelompok tani hingga ke pelosok.

Sejumlah petani juga berharap Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues dapat meningkatkan pelatihan teknis terkait pengelolaan lahan kopi, termasuk penerapan sistem drainase, penggunaan pupuk organik, serta teknik pemeliharaan tanaman yang sesuai dengan karakteristik tanah setempat.

Masyarakat berharap evaluasi terhadap program pendampingan pertanian terus dilakukan sehingga pengembangan komoditas kopi sebagai salah satu andalan daerah dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan petani.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues terkait masukan dan harapan yang disampaikan sejumlah pihak tersebut.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Jalan Blangkejeren-Kutacane Kembali Longsor, Pengguna Jalan Diminta Waspada
42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz
Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi
Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 21:37 WIB

Tanah Lempung Jadi Tantangan, Dinas Pertanian Gayo Lues Didorong Tingkatkan Pendampingan Petani Kopi

Selasa, 16 Juni 2026 - 10:42 WIB

42 Santri Al Bunayya Ikuti Haflah Takrim, Karmilawati Tuntaskan Hafalan 30 Juz

Selasa, 16 Juni 2026 - 09:24 WIB

Peringati Tahun Baru Islam, Santri Bunayya Tampilkan Tari Saman Cilik dan Raih Penghargaan Prestasi

Senin, 15 Juni 2026 - 09:30 WIB

Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:55 WIB

Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:29 WIB

Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi

Senin, 25 Mei 2026 - 12:13 WIB

Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:01 WIB

Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues

Berita Terbaru

DAERAH

Analiza oferty bukmacherskiej sts dla fanów sportu

Rabu, 8 Jul 2026 - 00:00 WIB

DAERAH

Przegląd oferty bukmacherskiej STS dla graczy

Selasa, 7 Jul 2026 - 23:53 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan