80 Persen Lahan Pertanian dan Perkebunan Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi di Gayo Lues

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:41 WIB

50387 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Areal persawahan kampung di dusun Tetumpun-Putri Betung

Areal persawahan kampung di dusun Tetumpun-Putri Betung

GAYO LUES | insetgalusnews.com | Sebanyak 80 persen lahan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Gayo Lues dilaporkan mengalami kerusakan parah pasca bencana hidrometeorologi yang meluluhlantakkan daerah tersebut.

Data sementara yang berhasil dihimpun insetgalusnews.com menunjukkan kerusakan tersebar di hampir seluruh kecamatan, dengan tingkat dampak berbeda-beda.

Kondisi terburuk dilaporkan terjadi di Kecamatan Dabun Gelang, Tripe Jaya, Putri Betung, Rikit Gaib, Pantan Cuaca, Pining dan Blangkejeren. Di wilayah-wilayah ini, banjir bandang serta longsor menyebabkan ratusan hektare sawah, kebun kopi, jagung, holtikultura, dan kebun warga tertimbun lumpur, tergerus arus, hingga tidak dapat difungsikan kembali.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah petani mengaku kehilangan seluruh sumber mata pencaharian mereka. Selain tanaman yang rusak total, akses menuju kebun juga terputus akibat badan jalan yang amblas dan ratusan titik longsor sepanjang jalur pertanian.

Hingga hari kedelapan pasca bencana, pemerintah daerah masih melakukan pendataan rinci serta menurunkan tim untuk menilai potensi kerugian dan langkah pemulihan sektor pertanian. Sementara itu, warga berharap adanya bantuan darurat dan pendampingan untuk memulihkan lahan mereka yang terdampak berat.

Redaksi | insetgalusnew

Berita Terkait

Mobil Pikap Terjun ke Pinggir Sungai di Ruas Blangkejeren-Kutacane, DPRK Soroti Penanganan Longsor
Petani Resah, Harimau Dilaporkan Berkeliaran di Pegunungan Blang Pegayon
Ridwansyah SP, Budaya “Panglo” Kearifan Lokal Menekan Biaya Tanam Kopi
Bantuan Bibit Kopi Pemerintah Picu Kebingungan Petani soal Aturan Hutan Lindung
Harimau Sumatera Serang Warga di Gayo Lues
Kunjungi Gayo Lues, Kapolda Aceh Minta Polisi Perkuat Pelayanan ke Masyarakat
Kapolres Gayo Lues Ganjar Personel Berprestasi, IDI Beri Apresiasi atas Pengungkapan Kasus Dokter Muda
Akses Perkebunan Rusak, Warga Terpaksa Panggul Bibit Kopi Kelokasi Tanam

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:42 WIB

SERIAL FEATURE EDWAR CANTO; Kembali ke Gayo Lues, Mengabdi Tanpa Henti

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:21 WIB

SERIAL FEATURE “EDWAR CANTO” Di Antara Dentuman Senjata dan Mimpi Menjadi Peneliti

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:07 WIB

SERIAL FEATURE “EDWAR CANTO” Dari Pedalaman Pining Menuju Pentas Pengabdian Nasional

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:58 WIB

Mengenal Lebih Dekat Sosok Inspiratif Doktor Sartika Mayasari

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:38 WIB

Menapaki Jejak Pengabdian Bung Khairuddin, dari Ruang Kelas hingga Kursi Ketua KIP Gayo Lues

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:22 WIB

Mudik yang Tertunda, Drama di Balik Terungkapnya Pembunuhan di Hari Fitri 1447H

Sabtu, 7 Maret 2026 - 19:33 WIB

Dia bernama Ibnu Hasim

Sabtu, 7 Maret 2026 - 18:23 WIB

Jejak Pengabdian “Bang Bram Aceh” Di Tanoh Gayo

Berita Terbaru

INTERNASIONAL

Shakira Kembali Jadi Pelantun Lagu Resmi Piala Dunia 2026

Kamis, 11 Jun 2026 - 22:01 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan