Refleksi Birokrasi Hari Ini: Tamu Yang Lupa Pintu Masuk

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 21:20 WIB

50644 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nama mereka tak tercatat di buku keluarga, tapi bertingkah bak pemilik utama. Dalam rapat keluarga, mereka bersuara lantang, menyanggah putra sulung, di hadapan orang banyak, tuan rumah tersenyum, entah malu, entah gentar, sementara adab hanya jadi sisa di altar.

Benar, mereka datang karena diundang, tapi undangan ke ruang tamu bukan ke gudang, apalagi masuk dapur, membuka lemari, lalu bilang “Gordenmu harusnya warna gading, bukan merah.”

TAJUK RENCANA | insetgalusnews.com | Dalam tata kelola normal, tamu datang, duduk manis, minum kopi, lalu pulang dengan sopan. Tapi di belantara birokrasi hari ini, peta logika tampaknya sudah dibalik, kini tamu bukan hanya duduk, tapi mulai mengatur letak kursi, memarahi pelayan, bahkan menunjuk siapa yang layak tinggal di rumah.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok tamu tamu ini yang sejatinya tak punya hak dirumah, tak ikut saat mengecat dinding, dan tak tercantum dalam struktur keluarga, tiba-tiba tampil bak pemilik rumah.

Hadir dalam rapat keluarga, menyanggah putra semata wayang tuan rumah, dan itu dilakukan didepan kerabat kerabat lain. Bahkan dengan enteng memberi instruksi seolah-olah tamu ini sedang memimpin rapat keluarga. Etika? Adab? Ah, itu urusan nanti.

Memang benar, mereka datang atas undangan tuan rumah. Tapi undangan ke ruang tamu bukan berarti bebas bongkar dapur. Fungsi mereka mestinya sebatas tamu di keluarga tersebut. Tidak lebih.
Dan sebagai tamu yang diundang oleh tuan rumah, tamu ini seharusnya hanya mendengar, dan kalau ada kesalahan boleh memberi bisikan secara pribadi kepada tuan rumah, bukan malah ikut nimbrung mengatur keluarga dan putra semata wayang tuan rumah tadi.

Coba bayangkan kediri kita, bagaimana rasanya ketika tamu datang kerumah kita, terus mencoba memasuki kamar tidur, mengobok obok dapur, mengatur warna gorden, menghukum anak, keluarga dan kerabat dekat tuan rumah, maka yang dipertaruhkan bukan hanya harga diri keluarga, tapi juga wajah dari tuan rumah itu sendiri.

Lalu, pertanyaannya? apakah tuan rumah tak sadar bahwa rumahnya sedang diambil alih pelan-pelan? Ataukah ini memang rumah kontrakan, yang sewanya dibayar nyicil, bukan kontan?


TAJUK RENCANA | insetgalusnews | pandangan ini merupakan kondisi birokrasi kita hari ini yang disampaikan melalui pendekatan metaforis. Segala perumpamaan bersifat umum dan tidak ditujukan kepada pihak atau individu tertentu. Redaksi menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam menyampaikan kritik dan pandangan.

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan