Akhirnya Pemuda Gayo Lues Bersuara

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:50 WIB

50369 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi mahasiswa PSDKU Unsyiah pada 26 Agustus 2025 bukan sekadar unjuk rasa spontan. Ia adalah tanda bahwa generasi muda negeri seribu bukit telah bangkit, menolak diam, dan berani menagih janji pembangunan yang semakin jauh dari denyut rakyat

Tajuk Rencana | insetgalusnews.com | Aksi mahasiswa PSDKU Unsyiah dengan beberapa tuntutan yang mereka gaungkan Selasa 26 Agustus 2025 kemarin bukanlah sekadar unjuk rasa sesaat. Ia adalah tanda, bahwa generasi muda di negeri seribu bukit ini sudah tidak lagi mau diam melihat arah pembangunan yang kian jauh dari denyut nadi rakyat.

Selama ini, wacana pembangunan kerap berhenti di ruang rapat pejabat dan dokumen-dokumen resmi. Namun, di balik kertas-kertas itu, rakyat masih bergulat dengan harga kebutuhan pokok yang tidak terkendali, jalan rusak di pelosok, fasilitas kesehatan terbatas, serta sekolah yang jauh dari layak.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, suara mahasiswa menjadi alarm keras. Mereka menuntut transparansi, efisiensi, pemerataan, dan penghentian gaya hidup mewah pejabat. Tuntutan itu sederhana, tetapi menyentuh inti, anggaran daerah adalah amanah rakyat, bukan sarana untuk memoles citra pribadi.

Lebih jauh, mahasiswa menekankan pentingnya roadmap ekonomi dengan target pertumbuhan jelas, penguatan sektor pertanian, pariwisata, serta pemberantasan tambang ilegal yang merusak hutan dan menggerogoti masa depan. Dari ruang kelas dan kampus, mereka turun ke jalan demi menyuarakan ketidakadilan yang dirasakan petani, guru, pelajar, hingga masyarakat terpencil di Lesten, Remukut, dan Tetingi.

Ini adalah momentum penting. Ketika pemuda mulai bersuara, ia menjadi cermin bahwa masyarakat tak lagi ingin hanya menjadi penonton dari kebijakan yang dijalankan elitis. Mereka menolak menjadi generasi yang pasrah. Mereka memilih menjadi generasi yang lantang, yang menagih janji, dan yang berani mengingatkan.

Tajuk ini bukan untuk membenarkan semua bentuk aksi. Tertib dan damai adalah syarat mutlak. Namun, substansi yang dibawa mahasiswa jelas “Gayo Lues tidak butuh simbol kemewahan, melainkan pembangunan yang nyata, merata, adil, dan berkelanjutan”.

Akhirnya, pemuda bersuara. Pertanyaannya? beranikah pemerintah mendengar, atau sekadar menyambut tanpa tindak lanjut?


Redaksi | insetgalusnews | Tulisan ini adalah tajuk rencana, bukan straight news. Kalau ada yang merasa tersindir, mungkin cermin sedang mengarah kepada anda

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan