Debat! Asah Otak dan Asah Telinga, Kamu Yang Mana?

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 16:33 WIB

50575 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Untuk generasi pemikir….

Debat dengan orang pintar itu seperti main catur menantang dan bikin mikir. Debat dengan orang bodoh? Lebih mirip main ular tangga, bedanya ular semua, tangga tak ada.

Di jalan pikiran, perdebatan bisa jadi cahaya atau jadi kabut. Bersama orang pintar, kita menemukan arah. Bersama orang bodoh, kita hanya tersesat dalam riuh tanpa makna.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

TAJUK RENCANA | insetgalusnews.com | Berdebat dengan orang pintar itu ibarat ikut kelas tambahan gratis. Kita dipaksa mikir lebih dalam, mengulik fakta, dan mencari logika yang lebih rapi. Memang melelahkan, tapi ada ilmunya. Rasanya seperti olahraga otak, capek tapi sehat.

Lain halnya bila berdebat dengan orang bodoh. Itu lebih mirip tes kesabaran tingkat dewa. Faktanya diabaikan, logikanya dicampakkan, volumenya justru dinaikkan. Seolah-olah semakin keras suara, semakin benar argumennya. Padahal, hasil akhirnya sama, telinga panas, kepala pusing, hati kesal.

Karena itu, mundur dari debat semacam ini bukan tanda kalah. Justru tanda masih waras. Energi lebih baik dipakai untuk hal yang bermanfaat seperti berkarya, bikin data, atau menambah prestasi. Biarlah karya yang berbicara, karena bukti nyata jauh lebih keras suaranya daripada debat tanpa ujung.

Kalau ketemu orang keras kepala, anggap saja lagi ngobrol sama tembok. Bedanya, tembok tidak teriak-teriak. Jadi, daripada buang energi, lebih baik cari pintu keluar dan lanjut jalan. Toh, hidup ini terlalu singkat untuk habis di panggung debat yang tak pernah ada jurinya.


Tajuk Rencana | insetgalusnews | ini terinspirasi dari salah satu akun dimedsos, tidak ditujukan untuk siapa pun. Kalau ada yang tersinggung, mungkin perlu beli headphone baru biar telinga lebih adem.

Berita Terkait

Jembatan Darurat Pintu Rime-Pining. Menutup Kekosongan Kebijakan Pasca Bencana. Siapa Yang Berperan?
Kriminal Ramai, Akhlak Sepi
Huntara dan Tanggung Jawab Pelaksana yang Tak Boleh Samar
Ganja Dibasmi, Kemiskinan Dibiarkan? Setelah Dibakar, Lalu Mau Diapain?  
Bencana Hidrometeorologi Aceh-Pengingat Bagi Kamu Aku dan Dia
Bencana Hidro! Alam Berdzikir dan Amanah Diuji
Cermin Retak Perbaikan Jalan Blangkejeren-Kutacane, Negara Diuji di Pegunungan Gayo Lues
Sodara Dari Abdya, Ia Ada Bersama Kita

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 09:36 WIB

Bupati-Wabup Tegaskan Disiplin ASN, Plt Sekda; Kepala SKPK Wajib Awasi dan Evaluasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:42 WIB

Ketua HWK Apresiasi Kinerja Polres Galus, Soroti Pentingnya Perlindungan Perempuan

Senin, 23 Maret 2026 - 18:04 WIB

Polres Gayo Lues Targetkan Ungkap Kasus Pembunuhan 2×24 Jam

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:43 WIB

Pererat Silaturahmi Pengurus, DPD II Partai Golkar Gayo Lues Gelar Buka Puasa Bersama

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:46 WIB

Warga Temukan Jasad Membusuk di Sangir, Polisi Lakukan Penyelidikan

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:14 WIB

Vendor Sebut Pembangunan Huntara di Pungke Jaya Di Hentikan Tanpa Penjelasan

Senin, 23 Februari 2026 - 20:01 WIB

Mantan Calon Bupati Terlibat, Polres Galus Bongkar Jaringan Ganja Yang Dikendalikan Dari LP

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:01 WIB

Progres Pembangunan Huntara Capai 50 Persen, Sejumlah Lokasi Ditarget Rampung Sebelum Ramadhan

Berita Terbaru

Jakaria SHut Praktisi Petani Kopi yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan & Permukiman Kabupaten Gayo Lues

GAYO LUES

Jakaria S Hut; Tanaman Kopi Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Kamis, 23 Apr 2026 - 21:22 WIB

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan