Gencatan Senjata Dilanggar, Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza

INSET GALUS NEWS

- Redaksi

Senin, 2 Februari 2026 - 06:13 WIB

50612 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Fhoto|cut|Google|cnn|

Fhoto|cut|Google|cnn|

JAKARTA | insetgalusnews.com | Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan militer Israel ke Jalur Gaza yang terjadi saat gencatan senjata masih berlangsung. Serangan tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyatakan, serangan Israel pada 31 Januari 2026 menyasar wilayah sipil dan fasilitas umum di Gaza. Tindakan itu disebut melanggar komitmen internasional dan memperburuk situasi kemanusiaan di wilayah tersebut.

“Indonesia mendesak Israel untuk segera menghentikan seluruh pelanggaran dan memenuhi kewajibannya sebagai pihak dalam perjanjian gencatan senjata,” tulis Kemlu RI dalam pernyataan resminya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemlu menegaskan, serangan tersebut meningkatkan penderitaan warga sipil Palestina, khususnya perempuan dan anak-anak, serta berpotensi menggagalkan proses perdamaian yang sedang diupayakan.

Kecaman terhadap serangan Israel juga disampaikan oleh sejumlah negara, antara lain Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Uni Emirat Arab. Negara-negara tersebut menilai pelanggaran gencatan senjata dapat memicu eskalasi konflik dan mengancam stabilitas kawasan.

Berdasarkan laporan media internasional, serangan udara Israel terbaru menyebabkan sedikitnya 32 orang tewas. Badan pertahanan sipil Gaza melaporkan sebagian korban merupakan perempuan dan anak-anak setelah helikopter tempur menghantam area pengungsian di Khan Younis, Gaza selatan.

Indonesia kembali menyerukan agar seluruh pihak menahan diri dan menjaga gencatan senjata demi mencegah krisis kemanusiaan yang lebih luas di Gaza.

Redaksi | insetgalusnews

Berita Terkait

Ketua DPRK Gayo Lues Raih Penghargaan Internasional di Bali
Empat Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Presiden Prabowo Terima Delegasi Pakistan, Perkuat Kemitraan Strategis
Skandal Importasi di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
Presiden Tegaskan Dukungan Palestina, Bahas Pengiriman Pasukan Perdamaian dengan Ormas Islam
BMKG; Bibit Siklon 98P Pengaruhi Cuaca, Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat
Noel Peringatkan Menkeu Purbaya soal Potensi Kriminalisasi
Banjir dan Longsor di Sumatra Tewaskan 1.090 Orang, 186 Hilang, Aceh Terbanyak

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 11:46 WIB

Gelap dan Berisiko, Warga Pining Tandu Jenazah di Jembatan Gantung Pintu Rime 

Sabtu, 18 April 2026 - 18:53 WIB

Pelantikan Pengurus HIMARIWA PSDKU USK GAYO LUES Resmi Digelar

Sabtu, 18 April 2026 - 18:36 WIB

Tokoh Muda Dorong Hilirisasi Kopi untuk Tingkatkan Ekonomi Gayo Lues

Rabu, 15 April 2026 - 22:19 WIB

Sungai Tripa Meluap, Permukiman Warga Kembali Terancam

Rabu, 15 April 2026 - 21:19 WIB

BPBD Gayo Lues Gerak Cepat Salurkan Bantuan Korban Badai di Dabun Gelang

Rabu, 15 April 2026 - 19:06 WIB

Rumah Warga Badak Rusak Diterjang Badai, Damkar Plus Orari Bergerak Cepat Lakukan Penanganan

Selasa, 14 April 2026 - 10:49 WIB

Dinkes Gayo Lues Ajukan Peningkatan Fasilitas Kesehatan ke Kemenkes

Senin, 13 April 2026 - 19:24 WIB

Jenazah Pendaki Kris Biantoro Disepakati Disemayamkan di Puncak Gunung Leuser

Berita Terbaru

error: Maaf, konten ini dilindungi. silakan hubungi redaksi jika membutuhkan kutipan